Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah melalui Dinas Pertanian dan Pangan bergerak cepat mengantisipasi ancaman penyebaran penyakit rabies (anjing gila) di wilayah Bener Meriah, Provinsi Aceh.
Sebagai antisipasi, Dinas Pertanian Bener Meriah telah menyiagakan 1.000 dosis vaksin rabies yang akan siap untuk disuntikkan secara gratis.
Baca juga: 8 Warga Silih Nara Aceh Tengah Terluka Diserang Anjing Diduga Rabies, Begini Kisahnya
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Bener Meriah, Uswatun Hasanah kepada wartawan TribunGayo.com, Bustami pada Rabu (24/6/2026), mengatakan vaksin yang disiapkan akan menyasar kepada hewan peliharaan masyarakat, seperti anjing, kucing, dan kera.
"Ini kita siapkan ada 1.000 vaksin, maka kita harapkan kepada warga untuk segera memamfaatkan momen ini karena kita gratiskan," ujarnya.
Lebih lanjut, Uswatun menghimbau para camat dan kepala desa untuk aktif mengedukasi masyarakat agar lebih ketat dalam memelihara Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera atau monyet.
Ia menegaskan bahwan hewan kini diwajibkan untuk memberikan vaksinasi rabies secara berkala, serta memastikan hewan peliharaan mereka tetap berada di dalam kandang atau diikat agar tidak berkeliaran dan berkontak dengan hewan liar.
"Kita juga melarang keras perpindahan atau melalulintaskan hewan antarwilayah tanpa izin resmi dari otoritas setempat guna memutus rantai potensi penyebaran virus," tegasnya
Namun jika ada warga yang terkena gigitan, cakaran atau jilatan HPR pada luka terbuka maka pentingnya mengetahui pertolongan pertama, di antaranya:
Setelah tindakan awal tersebut, korban harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan atau Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif serta Vaksin Anti Rabies (VAR).
Baca juga: Dinas Peternakan Aceh bersama PDHI Gelar Sosialisasi dan Vaksinasi Rabies di Aceh Tengah
Pemkab Bener Meriah turut meminta warga untuk bersikap kooperatif dan saling mengawasi lingkungan sekitar.
Jika ditemukan hewan liar yang menunjukkan gejala mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau petugas kesehatan hewan terdekat.
Adapun hewan liar yang menunjukkan gejala mencurigakan, seperti:
Untuk mempermudah akses layanan vaksinasi dan pelaporan, Dinas Pertanian telah membagi pos petugas kesehatan hewan di beberapa wilayah kecamatan:
Melalui sinergi ketat antara ketersediaan vaksin, kesigapan petugas, dan kedisiplinan warga, Pemkab Bener Meriah berharap wilayahnya dapat sepenuhnya terhindar dari ancaman penyebaran rabies. (*)
Baca juga: Puluhan Anjing di Bener Meriah Divaksin Rabies, Ekses 6 Warga Digigit Anjing Gila di Timang Gajah