Antisipasi Rabies, Dinas Pertanian Bener Meriah Siapkan 1.000 Vaksin Gratis untuk Hewan Peliharaan
Sri Widya Rahma June 24, 2026 07:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah melalui Dinas Pertanian dan Pangan bergerak cepat mengantisipasi ancaman penyebaran penyakit rabies (anjing gila) di wilayah Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Sebagai antisipasi, Dinas Pertanian Bener Meriah telah menyiagakan 1.000 dosis vaksin rabies yang akan siap untuk disuntikkan secara gratis.

Baca juga: 8 Warga Silih Nara Aceh Tengah Terluka Diserang Anjing Diduga Rabies, Begini Kisahnya

1.000 Dosis Vaksin Rabies Menyasar Hewan Peliharaan 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Bener Meriah, Uswatun Hasanah kepada wartawan TribunGayo.com, Bustami pada Rabu (24/6/2026), mengatakan vaksin yang disiapkan akan menyasar kepada hewan peliharaan masyarakat, seperti anjing, kucing, dan kera.

"Ini kita siapkan ada 1.000 vaksin, maka kita harapkan kepada warga untuk segera memamfaatkan momen ini karena kita gratiskan," ujarnya.

Lebih lanjut, Uswatun menghimbau para camat dan kepala desa untuk aktif mengedukasi masyarakat agar lebih ketat dalam memelihara Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera atau monyet.

Ia menegaskan bahwan hewan kini diwajibkan untuk memberikan vaksinasi rabies secara berkala, serta memastikan hewan peliharaan mereka tetap berada di dalam kandang atau diikat agar tidak berkeliaran dan berkontak dengan hewan liar.

"Kita juga melarang keras perpindahan atau melalulintaskan hewan antarwilayah tanpa izin resmi dari otoritas setempat guna memutus rantai potensi penyebaran virus," tegasnya

Pertolongan Pertama Jika Terkena Gigitan, Cakaran atau Jilatan Hewan Penular Rabies

Namun jika ada warga yang terkena gigitan, cakaran atau jilatan HPR pada luka terbuka maka pentingnya mengetahui pertolongan pertama, di antaranya:

  • Mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun atau deterjen selama 10 hingga 15 menit
  • Memberikan cairan antiseptik atau alkohol 70 persen

Setelah tindakan awal tersebut, korban harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan atau Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif serta Vaksin Anti Rabies (VAR).

Baca juga: Dinas Peternakan Aceh bersama PDHI Gelar Sosialisasi dan Vaksinasi Rabies di Aceh Tengah

Gejala Mencurigakan yang Ditunjukan Hewan Liar

Pemkab Bener Meriah turut meminta warga untuk bersikap kooperatif dan saling mengawasi lingkungan sekitar. 

Jika ditemukan hewan liar yang menunjukkan gejala mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau petugas kesehatan hewan terdekat.

Adapun hewan liar yang menunjukkan gejala mencurigakan, seperti:

  • Bersikap terlalu agresif
  • Takut air
  • Takut cahaya
  • Mengeluarkan air liur berlebihan
 Akses Layanan Vaksinasi dan Pelaporan

Untuk mempermudah akses layanan vaksinasi dan pelaporan, Dinas Pertanian telah membagi pos petugas kesehatan hewan di beberapa wilayah kecamatan:

  • Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Gajah Putih dapat menghubungi Farah Dewi Hayati: 0852-7679-6969
  • Kecamatan Timang Gajah, Wih Pesam, dan Bukit, layanan dikoordinasikan oleh Sabar Gunawan: 0853-6220-2336
  • Kecamatan Bandar, Bener Kelipah, dan Permata, koordinasi penanganan dapat ditujukan kepada Drh Manza Nita: 0821-8384-4914
  • Kecamatan Mesidah dan Syiah Utama, petugas yang bersiaga adalah Muji Lestari: 0822-7266-9317

Melalui sinergi ketat antara ketersediaan vaksin, kesigapan petugas, dan kedisiplinan warga, Pemkab Bener Meriah berharap wilayahnya dapat sepenuhnya terhindar dari ancaman penyebaran rabies. (*)

Baca juga: Puluhan Anjing di Bener Meriah Divaksin Rabies, Ekses 6 Warga Digigit Anjing Gila di Timang Gajah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.