TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo memastikan Jembatan Krembangan II di Kapanewon Panjatan akan direvitalisasi.
Jembatan itu mengalami kerusakan berupa ambles akibat diterjang banjir di tahun lalu.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi Jembatan Krembangan II. Anggaran berasal dari APBD Kulon Progo.
"Kami siapkan anggaran sebesar Rp 638,5 juta untuk revitalisasi Jembatan Krembangan II," kata Agung memberikan keterangannya pada Rabu (24/06/2026).
Pengerjaan revitalisasi jembatan akan dimulai akhir Juni 2026 sesuai jadwal yang telah disiapkan.
Sosialisasi terkait perbaikan jembatan pun mulai dilakukan ke warga sekitar.
Agung mengatakan Jembatan Krembangan II mendesak untuk diperbaiki.
Sebab keberadaannya sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
"Sebab jembatan ini termasuk infrastruktur vital karena merupakan jembatan penghubung," ujarnya.
Perbaikan yang dilakukan meliputi pembangunan badan jembatan serta gorong-gorong di bawahnya.
Baca juga: Kejari Kulon Progo Kembalikan Uang Rampasan Tipikor ke Dua Kalurahan Senilai Lebih dari Rp344 Juta
Agung pun berharap proyek perbaikan jembatan bisa berjalan lancar dan rampung sesuai target.
Sebab nantinya jembatan itu bisa mendongkrak kembali roda ekonomi dan aktivitas harian masyarakat setempat.
Aktivitas mereka kini terhambat karena kondisi jembatan yang rawan untuk dilintasi.
"Apalagi jembatan ini berada di kawasan yang strategis karena ada permukiman, pertanian hingga perkantoran," jelas Agung.
Jembatan Krembangan II menjadi penghubung antara Padukuhan Wonosari dan Karangjati di Kalurahan Krembangan.
Kerusakan jembatan terjadi selama dua tahun terakhir.
Lurah Krembangan, Samiran mengatakan pihaknya saat ini tinggal menunggu instruksi teknis dimulainya pengerjaan teknis di lokasi.
Peninjauan sebelumnya sudah dilakukan terhadap kondisi jembatan tersebut.
"Semoga hasil perbaikan jembatan nanti bisa memberikan manfaat bagi warga kami," katanya. (*)