BOLASPORT.COM - Pembalap Ducati, Marc Marquez, dinilai mulai kembali ke bentuk terbaiknya usai tampil brilian dan memenangkan MotoGP Ceko 2026.
MotoGP Ceko 2026 yang digelar di Sirkuit Brno akhir pekan kemarin menghadirkan catatan yang memuaskan untuk perjuangan seorang Marc Marquez.
Si Alien melanjutkan tren positif dengan mengukir kemenangan usai lajunya tak bisa dibendung rekan setim Francesco Bagnaia dan andalan Trackhouse MotoGP, Ai Ogura.
Ini menjadi kemenangan secara back-to-back yang didapatkan Marquez setelah pada seri sebelumnya dia juga berjaya di GP Hungaria.
Hasil ini jelas menjadi pendongkrak motivasi peraih 7 gelar juara dunia kelas utama itu untuk menghidupkan asa pada MotoGP 2026.
Usai GP Ceko, Marquez kini berada di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan menorehkan total 140 poin.
Dia tertinggal 40 poin dari pemuncak klasemen yaitu Marco Bezzecchi dari Aprilia.
Kemenangan Marquez pada GP Ceko lalu turut mengundang sorotan tersendiri dari pengamat MotoGP Carlo Pernat.
Pengamat kondang asal Italia itu menilai bahwa kemenangan pada GP Ceko lalu menjadi bukti bahwa Marquez mulai kembali ke bentuk performa terbaiknya.
Bagaimana tidak? Dia berhasil memangkas jarak signifikan dengan Bagnaia yang memimpin balapan sejak lap pertama dimulai.
"Balapan ini menunjukkan bahwa Marquez yang dulu telah kembali," kata Pernat, dilansir BolaSport.com dari Motosan.
Lebih lanjut, Pernat juga percaya kecepatan Marquez masih sulit ditandingi oleh Bezzecchi dan Jorge Martin sebagai andalan Aprilia.
Bezzecchi sendiri terpaksa tidak ikut sesi balapan karena dia mendapatkan hukuman berat berupa diskualifikasi usai kedapatan menampar Marshall.
Jika tidak, Bezzecchi dan Martin hanya akan mengakhiri seri tersebut di tempat ke-3 atau 4 di belakang Marquez.
Sosok yang identik dengan nomor 93 itu dipandang berhasil memenangkan GP Ceko dengan telak melalui gebrakan yang dilakukan di lintasan.
"Dia menang telak dan bahkan jika Bezzecchi dan Martin ikut bersaing, mereka tidak akan mampu berbuat apa-apa," ucap Pernat menjelaskan.
"Mereka akan finis di urutan ke-3 atau ke-4, dalam 3 lap terakhir ketika mereka mengejarnya, dia menurunkan pelindung helmnya," tuturnya menambahkan.
Pernat juga menyadari ada hal yang dipendam oleh Marquez usai menjalani awal musim 2026 yang tidak mudah dengan cedera yang sempat membelitnya.
Rider berusia 33 tahun itu kesulitan mendapatkan kemenangan sejak seri perdana sebelum hal itu dia atasi mulai GP Hungaria dan berlanjut ke Ceko.
"Dia tidak ingin menunjukkan betapa marahnya dia, betapa panas emosinya, dia agak suka berbohong, dia sering memicu keributan,tetapi dia sangat kuat," kata Pernat.
Perjuangan Marquez dalam mempertahankan gelar juaranya belum berakhir lantaran akhir pekan ini dia kembali mengaspal pada MotoGP Belanda 2026.
MotoGP Belanda 2026 sendiri akan berlangsung di Sirkit Assen pada 26-28 Juni.