Gerindra Yakin Gibran Tak Ada Kaitannya dengan Dugaan Suap Rp 20 Juta ke Mahasiswa UBK yang Demo
Nathanael MoerRahardian June 24, 2026 09:42 PM

- Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang sempat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengaku menerima Rp 20 juta terkait aksi demo di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Hal ini mengundang respons dari banyak pihak, termasuk Sekretaris Fraksi Partai Gerindra di DPR RI Bambang Haryadi.

Ditemui di Kompleks Parlemen pada Rabu (24/6/2026), Bambang meyakini Gibran tidak terkait dalam pemberian uang Rp 20 juta ke mahasiswa UBK.

Lagi pula, kabar yang beredar merupakan pengakuan sepihak dari Ketua BEM Fakultas Hukum UBK Muhammad Abdimaludin.

"Tapi, saya yakin tidak ada sangkut-pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ya ada pihak-pihak lain kita tidak tahu," kata Bambang, dikutip dari Kompas.com pada Rabu (24/6/2026).

Bambang menambahkan, Gibran juga tidak perlu menanggapi viralnya pengakuan tersebut karena dianggap bukan tugasnya.

"Ya saya pikir enggak lah kan bukan tugas Wapres kayak begitu. Saya pikir itu isu yang tidak perlu kita tanggapi ini lah kan terlalu ini," sambungnya.

Sementara itu, pihak kampus menyampaikan bahwa Abdi menerima Rp 20 juta dari oknum senior Fakultas Hukum UBK yang bersumber dari oknum polisi.

Mahasiswa diminta untuk tidak demo di depan istana dan mengalihkannya ke gedung DPR.

Artinya, uang tersebut diterima sebelum mahasiswa melakukan demo dan bertemu Gibran.

Namun, pada kenyataannya mereka tetap menggelar aksi di depan istana.

Adapun saat ini, UBK telah mencabut status Ketua BEM FH Abdimaludin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.