PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merayakan hari ulang tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia di Bangka City Hotel Pangkalpinang, Rabu (24/6).
Ketua IBI Provinsi Bangka Belitung, Nurita mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum, untuk memperkuat peran bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Bangka Belitung. Menurutnya, bidan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil, ibu bersalin, bayi, anak, remaja hingga lansia. Melalui pelayanan yang optimal, diharapkan dapat lahir generasi yang sehat dan berkualitas.
"Peran bidan sangat penting untuk melayani tugasnya sebagai pelayanan di garda terdepan. Dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak itu betul-betul dilakukan bidan," kata Nurita.
Nurita menjelaskan, bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Untuk itu, para bidan dipersiapkan dengan kompetensi yang memadai agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
"Dalam melayani harus sesuai dengan SOP yang sudah kami pelajari. Saat persalinan itu harus tiga orang, kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dengan dokter dan perawat," katanya.
Ia juga memastikan kualitas pelayanan kebidanan terus ditingkatkan melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal itu penting karena perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Sehingga harus diikuti oleh para tenaga kesehatan.
"Perkembangan kesehatan setiap tahun mengalami perubahan dan kita harus mengikuti itu," ujarnya.
Nurita mengakui jumlah bidan di Bangka Belitung masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, regenerasi terus dilakukan untuk menggantikan tenaga bidan yang memasuki masa pensiun.
Saat ini, tercatat sebanyak 2.186 bidan yang tergabung dalam organisasi profesi IBI yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
"Masih kurang, ada yang pensiun diganti baru kan, mereka telah selesai. Untuk jumlah bidan di Babel tercatat di organisasi profesi 2.186 bidan, di seluruh kabupaten/kota di Babel," ungkapnya.
Ia menambahkan, IBI Babel memiliki berbagai program yang mencakup pelayanan kesehatan ibu, kesehatan anak, kesehatan remaja, kesehatan lansia, serta pemantauan tumbuh kembang anak. "Dalam pelaksanaannya, program-program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai instansi terkait dan dukungan masyarakat karena tidak dapat berjalan sendiri," pungkasnya. (riu)