Ketua IBI Babel Ajak Bidan Perkuat Peran dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Hendra June 24, 2026 10:03 PM

BANGKAPOS.COM,BANGKA--  Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nurita, mengajak para bidan untuk terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Bangka Belitung.

Hal itu disampaikannya bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75 tahun 2026 yang diperingati setiap 24 Juni.

Menurut Nurita, bidan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama kepada ibu hamil, ibu bersalin, bayi, anak, remaja hingga lansia. Melalui pelayanan yang optimal, diharapkan dapat lahir generasi yang sehat dan berkualitas.

“Peran bidan sangat penting karena bertugas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Dalam rangka meningkatkan kesehatan ibu dan anak, hal itu betul-betul dilakukan oleh bidan,” kata Nurita kepada Bangkapos.com, Rabu (24/6/2026) di Bangka City Hotel.

Diketahui, Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merayakan Hari Ulang Tahun IBI ke-75 tahun 2026 pada Rabu (24/6/2026) di Bangka City Hotel Pangkalpinang.

Kegiatan itu mengusung tema peningkatan komitmen dan peran strategis bidan dalam mendukung gerakan global One Million More Midwives.

Dunia membutuhkan lebih dari sejuta bidan, dan bidan Indonesia diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan dalam pelayanan kebidanan berbasis hak, berpusat pada perempuan dan anak, serta siap mengawal Generasi Emas 2045.

Nurita menjelaskan, bidan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Untuk itu, para bidan dipersiapkan dengan kompetensi yang memadai agar mampu memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Dalam melayani harus sesuai dengan standar SOP yang sudah kami pelajari. Saat persalinan itu harus tiga orang, kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dengan dokter dan perawat,” katanya.

Ia juga memastikan kualitas pelayanan kebidanan terus ditingkatkan melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal itu penting karena perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun, sehingga harus diikuti oleh para tenaga kesehatan.

“Perkembangan kesehatan setiap tahun mengalami perubahan dan kita harus mengikuti itu,” lanjutnya.

Jumlah Bidan Masih Kurang

Nurita mengakui jumlah bidan di Bangka Belitung masih perlu ditingkatkan. Meski demikian, regenerasi terus dilakukan untuk menggantikan tenaga bidan yang memasuki masa pensiun.

Saat ini, tercatat sebanyak 2.186 bidan yang tergabung dalam organisasi profesi IBI dan tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

“Masih kurang, ada yang pensiun diganti baru. Untuk jumlah bidan di Babel tercatat di organisasi profesi sebanyak 2.186 bidan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Babel,” ungkapnya.

Ia menambahkan, IBI Babel memiliki berbagai program yang mencakup pelayanan kesehatan ibu, kesehatan anak, kesehatan remaja, kesehatan lansia, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

“Dalam pelaksanaannya, program-program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai instansi terkait dan dukungan masyarakat karena tidak dapat berjalan sendiri,” terangnya.

Di akhir momentum peringatan HUT IBI, Nurita berharap kualitas pelayanan kebidanan, solidaritas, dan kolaborasi antarbidan semakin meningkat ke depannya.

 (Bangkapos.com/Riki Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.