Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kebakaran hebat menghanguskan kandang ayam broiler milik warga di Dukuh Karangrejo, Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Dalam waktu sekitar 15 menit, kobaran api melalap seluruh bangunan kandang dua lantai beserta 14.000 ekor ayam di dalamnya, sehingga menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Kebakarannya besar sekali. Langsung kebakar semua. Pemadam juga gak datang karena lokasinya terjal dan warga padamkan secara manual,” ungkap Kapolsek Sawoo, AKP Tutut Ariyanto, Rabu (24/6/2026).
Dia menjelaskan kandang ayam broiler tersebut merupakan milik Achmad Khodur (57). Kronologis yang dihimpun, jelas dia, pemilik hendak menuju ke kandang.
“Tetapi dari kejauhan sudah melihat kobaran api. sesampainya di dekat TKP, api terlihat semakin besar dan menyambar seluruh rangka kandang,” jelasnya.
Dia kandang yang terbuat dari bambu membuat kandang ayam cepat terlalap api.
Baca juga: Transparansi SPMB SMA Negeri di Ponorogo Dipertanyakan Wali Murid, Anak Juara Tapi Tak Lolos Seleksi
“Dalam tempo 15 menit api sudah membakar keseluruhan kandang hingga habis menyisakan pondasi cor saja,” tegasnya.
Dia menjelaskan si jago merah menyebabkan 14.000 ekor ayam broiler yang baru dimasukkan kandang oleh pemilik habis terpanggang.
“Terpanggang semua. Selain belasan ribu ayam juga pakan sebanyak 60 sak dan blower 3 buah semua habis. Kerugian Rp 1 miliar,” terangnya.
Mantan Kapolsek Ngebel Polres Ponorogo ini menjelaskan setelah dilakukan olah tkp, diduga kebakaran karena konsleting listrik.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol Pp Ponorogo, Bambang Supeno mengaku memang mendapatkan laporan. Namun petugas tidak jadi ke lokasi.
“Karena kita mendapatkan telepon kembali diinformasikan bahwa kandang sudah habis, juga padam sendirinya. Lokasi juga jauh dan medan yang sulit,” pungkasnya.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah Ponorogo Diserbu Warga, Beras 1,5 Ton dan Puluhan Karton Minyak Goreng Ludes