Banjir Ungkapan Duka Ibu Ruly, Wanita Bangkalan yang Meninggal dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda 
Januar June 24, 2026 11:14 PM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Meninggalnya Wanita Bangkalan di mobil dinas di parkiran Bandara Juanda, meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak orang. 

Ungkapan duka mendalam dengan nama, 'Ibu Ruly' mulai mewarnai jagad media sosial pada Rabu (24/6/2026) malam. 

Ibu Ruli adalah Ruly Yunis Setiawati (50), sebagaimana identitas yang ditemukan saat dilakukan evakuasi dan olah TKP Tim Inafis Polda Jatim dan Polsek Sedati di dalam mobil dinas Toyota Innova nopol M 1090 GP di area parkir Bandara Juanda Sidoarjo pada pukul 14.15 WIB.  

Almarhumah merupakan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan. Tubuhnya ditemukan dalam kendaraan dinasnya dalam kondisi sudah membusuk.  

Kuasa Hukum keluarga, Risang Bima Wijaya mengungkapkan, kegiatan otopsi yang malam ini masih berlangsung merupakan upaya untuk mengetahui sebab kematian Ibu Ruly karena saat dievakuasi posisi jenazah berada di kursi penumpang sebalah kiri.  

"Entah (meninggal) wajar atau tidak. Tetapi melihat posisi jenazah yang ada di kursi pemumpang sebelah kiri, berarti ada yang menyetir dan posisi jok direbahkan. Berarti  ada yang menyetir," ungkap Risang kepada Tribun Madura.  

Karena itu, tegasnya, pihak keluarga meminta untuk dilakukan otopsi lengkap luar-dalam karena kondisi jenazah sudah pembusukan lanjut. Karena sebagai orang awam, melihat secara visual dari luar tidak mungkin bisa membedakan, mana lebam mayat atau lebam akibat kekerasan.  

"Karena memang sudah membusuk, ada darah yang sudah menghitam. Kalau cairan yang viral di video itu berasal dari cairan tubuh yang sudah membusuk. Jadi untuk untuk menentukan kematian wajar atau tidak, kami menunggu hasil otopsi," tegas Risang. 

Baca juga: Terkuak Jasad Wanita dalam Mobil Dinas di Area Parkir Bandara Juanda Adalah Pejabat Pemkab Bangkalan

Ada Unsur Pidana 

Risang membeberkan, pihaknya menarik dua kemungkinan atas peristiwa meninggalnya ibu Ruly dalam mobil dinas operasional PRKP Pemkab Bangkalan. Pertama, kematian wajar bisa dimungkinan dengan serangan jantung dan meninggal dunia. Kemungkinan kedua, lanjut Risang, ada suatu hal dengan kematian tidak wajar seperti dibunuh atau seperti apa dan dibuang di Bandara Juanda.  

"Tetapi kalau persitiwa pidana sudah pasti ada karena orang yang menyeti almaruhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda. Mobil masuk bandara pada Sabu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban meninggal dunia di luar, jadi ke bandara hanya untuk dibuang," beber Risang.  

Barang Bukti Disita Penyidik 

Risang menambahkan, sejumlah barang milik Ibu Ruly telah disita pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti. Mulai dari KTP, handphone, dompet, hingga gambar CCTV sudah berada di pihak penyidik.  

"Barang yang tidak ditemukan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil, adalah gelang dan kalung, tidak ada di leher dan lengan tangan. Bisa jadi itu sudah dimasukkan tas," pungkasnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.