TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kampar mengakui tafsir keliru soal pengumuman kuota penuh saat pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) belum berakhir.
Kuota habis pada pendaftaran SPMB itu diumumkan oleh SD Negeri 005 Lipatkain Kecamatan Kampar Kiri, Selasa (23/6/2026). Pada hari kedua masa pendaftaran SPMB yang baru akan berakhir Kamis (25/6).
"Ditafsirkan mereka (kalau) kuota sudah penuh, boleh tutup (pendaftaran). Padahal tidak seperti itu," ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikpora Kampar, Helmi kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu sore (24/6/2026).
Ia mengatakan, pihaknya telah mengonfirmasi sekolah bersangkutan. Pihaknya juga telah melakukan pembinaan.
Disdikpora menginstruksikan agar pendaftaran tetap dibuka meski kuota daya tampung sudah penuh. Pendaftaran dibuka sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Sesuai instruksi, akan tetap dibuka pendaftaran SPMB sampai dengan hari terakhir sesuai jadwal yang sudah ditetapkan," ujarnya.
Sebelumnya, ia memberi penegasan ihwal mekanisme perangkingan terhadap hasil pendaftaran SPMB. Pihak sekolah wajib menerima pendaftaran kendati jumlahnya sudah melebihi kuota berdasarkan daya tampung.
Sekolah kemudian melakukan perangkinang setelah pendaftaran ditutup. Perangkingan itu berdasarkan jumlah kuota setiap jalur pendaftaran.
"Perangkingan sesuai jumlah kuota setiap jalur. Yang tidak bisa itu, (murid) diterima melebihi kuota," katanya.
Seperti diketahui, pendaftaran SPMB dapat dilakukan melalui lima jalur. Yaitu prestasi akademik, prestasi non-akademik, mutasi, domisili, dan afirmasi.
(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)