JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA
Jude Bellingham resmi mencatatkan namanya dalam buku sejarah di Piala Dunia 2026, setelah menjadi pemain termuda yang mencapai 50 penampilan untuk tim nasional Inggris. Gelandang Real Madrid itu melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Wayne Rooney, semakin menegaskan perannya yang sangat penting di bawah arahan Thomas Tuchel ketika The Three Lions berjuang untuk meraih kejayaan dan mengamankan posisi puncak di fase grup.
Menetapkan standar baru bagi Inggris
Bellingham kini telah melampaui Rooney untuk menjadi pemain termuda yang mencapai tonggak 50 penampilan bersama tim nasional Inggris. Bintang Real Madrid itu mencapai prestasi luar biasa ini pada usia 22 tahun dan 359 hari, mengalahkan mantan penyerang Manchester United yang mencatatkan 50 caps pada usia 23 tahun dan 159 hari.
Bellingham merayakan pencapaiannya saat tampil melawan Ghana di Boston. Dalam laga sebelumnya, ia mencetak gol dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia setelah melakukan penetrasi impresif ke dalam kotak penalti. Dengan gol tersebut, Bellingham kini telah mengoleksi tujuh gol untuk tim nasional. Sejak melakukan debut seniornya pada tahun 2020, ia telah berpartisipasi dalam empat turnamen internasional, menunjukkan tingkat konsistensi yang luar biasa.
Tampil menonjol di momen-momen krusial
Mencetak rekor memang prestisius, namun Bellingham secara konsisten membuktikan bahwa ia membawa dampak nyata di balik pencapaian bersejarah itu, baik di level klub maupun internasional. Dalam 140 pertandingan bersama Real Madrid, ia telah mencetak 46 gol, menampilkan kontribusi ofensif yang luar biasa. Menjelang turnamen, Jordan Henderson menggambarkannya sebagai pemain dengan "faktor X" dan "pemain besar untuk pertandingan besar" bagi negaranya. Reputasi ini semakin meningkat setelah aksinya yang menentukan di lapangan, termasuk gol solo brilian melawan Kroasia. Bellingham menikmati perannya sebagai sosok utama, bahkan sempat berteriak "Siapa lagi?" setelah melakukan tendangan salto penting melawan Slovakia di Kejuaraan Eropa 2024. Ia terus menunjukkan kemampuannya tampil di bawah tekanan besar.
Mengejar rekor penampilan sepanjang masa
Seiring Bellingham terus menguasai lini tengah, pembicaraan kini beralih pada sejauh mana ia bisa melangkah dalam sejarah sepak bola Inggris. Bukayo Saka baru-baru ini bergabung dengannya sebagai salah satu dari hanya lima pemain yang mencapai 50 penampilan sebelum berusia 25 tahun, namun Bellingham tetap berada di jalur unik. Ia saat ini menjadi pemain Eropa termuda yang tampil di empat turnamen besar pria, mengungguli Jamal Musiala. Jika Bellingham mampu mempertahankan rata-rata sembilan penampilan per tahun dalam satu dekade ke depan, secara statistik ia berpeluang melampaui Peter Shilton, pemegang rekor sepanjang masa dengan 125 penampilan. Meski pencapaian pribadi terus berdatangan, fokus utama Bellingham tetap pada membawa trofi bagi negaranya ketimbang sekadar mengejar statistik individu.
Apa yang menanti Inggris selanjutnya?
Inggris kini berada di ambang lolos ke babak gugur. The Three Lions bertekad memastikan posisi puncak di grup mereka. Jika Inggris ingin mengakhiri penantian 60 tahun untuk meraih gelar besar musim panas ini, tak diragukan lagi mereka akan sangat bergantung pada performa terbaik dari pemain andalan mereka, Jude Bellingham.