TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kabupaten Kayong Utara di Kalimantan Barat bukan hanya dikenal sebagai daerah pesisir dengan panorama alam menawan.
Tetapi juga menyimpan banyak fakta unik yang jarang diketahui masyarakat luas.
Sebagai kabupaten termuda di Kalbar yang resmi berdiri pada 26 Juni 2007, Kayong Utara memiliki keistimewaan geografis, sejarah, dan budaya yang membuatnya berbeda dari kabupaten lain.
Dari konservasi orangutan di Taman Nasional Gunung Palung, keindahan Pantai Pulau Datok, hingga eksotisme Kepulauan Karimata yang dijuluki “Maldives-nya Kalbar”, Kayong Utara menyimpan potensi besar di bidang pariwisata dan konservasi alam.
1. Kabupaten termuda di Kalimantan Barat
Berdiri pada 26 Juni 2007 melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007, Kayong Utara menjadi salah satu kabupaten termuda di Kalbar, dengan ibu kota di Sukadana.
• Tak Terkalahkan! 10 Atlet Kayong Utara Sumbang 10 Medali di Ring Kalbar
2. Satu-satunya kabupaten di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Selat Karimata
Posisi geografisnya menjadikan Kayong Utara sebagai pintu gerbang laut menuju jalur perdagangan internasional dan kawasan wisata bahari.
3. Memiliki dua ekosistem langka sekaligus
Di wilayah ini terdapat kombinasi ekosistem hutan hujan tropis (Gunung Palung) dan ekosistem pesisir (Pulau Datok, Karimata), yang jarang ditemukan di kabupaten lain.
4. Pusat konservasi orangutan alami
Taman Nasional Gunung Palung di Kayong Utara menjadi habitat alami ribuan orangutan Kalimantan, menjadikannya salah satu pusat konservasi terbesar di Indonesia.
5. Masjid Agung Oesman Al-Khair menghadap langsung ke laut
Masjid ini menjadi ikon wisata religi dengan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan di pesisir Sukadana.
6. Kepulauan Karimata termasuk wilayah administrasi Kayong Utara
Gugusan pulau ini dikenal sebagai “Maldives-nya Kalbar” karena air lautnya yang jernih dan pasir putih yang halus.
(*)