SURYA.CO.ID - Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang paling istimewa dalam kalender Islam.
Dikenal sebagai salah satu dari empat Ash-Shuhur al-Hurum (bulan-bulan yang diharamkan), Muharram menjadi momentum yang tepat bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan dan meraih pahala berlipat ganda.
Bulan ini bukan sekadar penanda pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menyimpan banyak peristiwa sejarah Islam yang mulia.
Berikut beberapa amalan bulan Muharram yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Puasa adalah amalan yang paling utama di bulan Muharram setelah puasa Ramadhan.
Ada dua puasa sunnah yang sangat ditekankan:
Bulan Muharram sering disebut sebagai Lebarannya Anak Yatim.
Memberikan santunan kepada anak yatim dan memperbanyak sedekah kepada kaum dhuafa adalah amalan yang sangat dicintai Allah.
Ulama menjelaskan bahwa bersedekah di bulan Muharram akan mendatangkan keberkahan harta sepanjang tahun.
Sebagai bulan pembuka tahun, sangat baik jika kita mengawalinya dengan doa.
Memperbanyak dzikir, istighfar, dan membaca doa awal tahun diharapkan dapat membawa perlindungan serta keberkahan dari Allah SWT untuk 12 bulan ke depan.
Mengingat Muharram adalah bulan suci, setiap dosa yang dilakukan di bulan ini nilainya dianggap lebih berat.
Oleh karena itu, umat Muslim diingatkan untuk lebih menjaga diri dari maksiat, menjaga lisan, dan menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan kerabat juga menjadi amalan yang dianjurkan.
Hal ini sejalan dengan semangat tahun baru Islam untuk membangun ukhuwah Islamiyah yang lebih kuat.
Bagi Anda yang berencana menjalankan ibadah puasa, berikut adalah jadwal penting di bulan Muharram:
Puasa Tasu’a (9 Muharram): 25 Juni 2026
Puasa Asyura (10 Muharram): 26 Juni 2026
Puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Muharram): 29, 30 Juni dan 1 Juli 2026.