Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik kemarin yang menjadi sorotan, di antaranya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk mengatasi kelaparan hingga Gerindra bantah isu Budisatrio Djiwandono meminta agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diawasi.
Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:
Prabowo tegaskan program MBG penting atasi kelaparan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk mengatasi persoalan kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.
"Ada juga yang nggak setuju MBG. Harusnya mereka yang gak setuju MBG datang ke sini ya. Tanya itu petani nelayan. MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?" kata Prabowo saat menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo, dipantau dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta Rabu.
Presiden mengatakan kebutuhan pangan merupakan persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian pemerintah.
Baca selengkapnya di sini.
Anggota DPR: Evaluasi latsarmil KDMP-KNMP pascadua orang meninggal
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mengevaluasi latihan dasar kemiliteran (latsarmil) menyusul dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia.
Ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu, legislator bidang pertahanan itu meminta kesehatan calon peserta dicek sebelum mengikuti latsarmil. Hal itu demi memastikan calon peserta dalam kondisi yang baik dan siap mengikuti pelatihan.
"Sumbernya karena sakit dan heat stroke (serangan panas). Menurut hemat saya, harus dievaluasi, terutama mereka yang mau ikut pelatihan seperti itu harus dicek kesehatannya dengan baik sehingga mereka siap melaksanakan kegiatan-kegiatan fisik dalam suasana yang panas sekalipun," kata dia.
Baca selengkapnya di sini.
Kemhan benarkan seorang calon manajer KNMP meninggal saat latsarmil
Kementerian Pertahanan (Kemhan) membenarkan adanya satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan latihan dasar kemiliteran (latsarmil).
"Benar, Kementerian Pertahanan telah menerima laporan mengenai meninggalnya salah satu peserta Program SPPI KNMP Tahun 2026 atas nama Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. Kemhan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhumah," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan yang diterima ANTARA, di Jakarta, Rabu.
Meninggalnya Novie menambah daftar jumlah korban setelah sebelumnya dua orang dinyatakan meninggal saat menjalani pendidikan latsarmil.
Baca selengkapnya di sini.
Bakom: Tidak ada pengkondisian pemerintah terkait demo mendukung MBG
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah dugaan bahwa demo mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi baru-baru ini telah dikondisikan, mengatakan pemerintah menghormati pihak yang mendukung dan menentang program prioritas itu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana menjawab pertanyaan wartawan seusai konferensi pers di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa sesuai dengan peraturan perundangan-undangan semua orang berhak menyatakan pendapat, baik yang mendukung atau mengkritik kebijakan pemerintah.
"Terkait dengan dugaan ada pengkondisian dari pemerintah terhadap demo yang mendukung MBG, Saya rasa itu tidak benar. Karena posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat suara masyarakat baik yang pro maupun yang kontra," kata Kurnia.
Baca selengkapnya di sini.
Gerindra bantah isu Budi Djiwandono minta awasi pergerakan Gibran
Fraksi Partai Gerindra DPR RI membantah isu adanya rapat khusus yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra Budi Djiwandono yang membahas soal permintaan agar mengawasi pergerakan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi mengatakan isu yang beredar di media sosial itu tidaklah benar. Dari rapat-rapat Fraksi Gerindra yang selalu diikuti Budi, menurut dia, tidak pernah ada pembahasan mengenai hal itu.
"Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut," kata Bambang dalam keterangan diterima di Jakarta, Rabu.
Baca selengkapnya di sini.





