‘Saya pikir dia tidak pernah pergi?’ - Zlatan Ibrahimovic sindir Cristiano Ronaldo atas pesan ‘Saya kembali’ setelah mencetak gol di Piala Dunia keenam bersama Portugal
Agus Firmansyah June 25, 2026 10:06 AM

Zlatan Ibrahimovic menyindir Cristiano Ronaldo setelah ikon Portugal tersebut menyatakan “Saya kembali” dalam ajang Piala Dunia 2026. Legenda asal Swedia itu mempertanyakan alasan penyerang Al-Nassr tersebut merasa perlu mengumumkan kepulangannya setelah mencetak dua gol dalam kemenangan telak Portugal atas Uzbekistan.

Ibrahimovic mempertanyakan pernyataan Ronaldo

Ronaldo memastikan kamera menangkap jelas ucapannya setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 Portugal atas Uzbekistan di laga Grup K Piala Dunia. Setelah gagal mencetak gol dalam laga pembuka yang berakhir 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo, pemain berusia 41 tahun itu berteriak “Saya kembali” langsung ke arah kamera setelah membantu negaranya meraih tiga poin pertama.

Namun, Ibrahimovic yang bertugas sebagai komentator di studio Fox Sports, tampak tidak terkesan dengan aksi teatrikal tersebut. Mantan penyerang AC Milan dan Barcelona itu berkata dengan nada sarkastik: “Itu pertandingan yang memang untuk mencetak gol. Itu laga di mana Portugal seharusnya mencetak banyak gol. Dan soal pesannya, saya pikir dia tidak pernah pergi. Saya tidak tahu kenapa dia bilang ‘Saya kembali.’”

Catatan sejarah gol berlanjut

Ronaldo membuka keunggulan pada menit keenam melalui tendangan kaki kanan setelah menerima umpan silang dari Joao Cancelo, sebelum menambah gol kedua pada menit ke-39 lewat umpan dari Bruno Fernandes. Dua gol tersebut membuatnya menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia pada usia 41 tahun, hanya kalah dari Roger Milla yang mencetak gol pada usia 42 tahun di tahun 1994.

Dua gol itu juga memastikan Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol di enam edisi berbeda turnamen tersebut, sejak debutnya pada tahun 2006. Sementara rival lamanya, Lionel Messi, juga tampil di enam turnamen, pemain Argentina itu gagal mencetak gol pada edisi 2010, sehingga Ronaldo menjadi satu-satunya pemilik rekor tersebut. Namun, Messi masih memimpin daftar pencetak gol sepanjang masa dengan 18 gol, sementara Ronaldo memiliki 10 gol.

Potensi menghadapi Messi

Dengan Portugal yang sudah hampir memastikan tempat di babak gugur, perhatian pun beralih pada kemungkinan pertemuan antara Ronaldo dan Messi di fase tersebut. Saat ditanya mengenai peluang bertemu rival lamanya itu, Ronaldo mengakui bahwa hal tersebut akan menjadi momen spesial, namun ia menegaskan fokus utamanya tetap pada pertandingan berikutnya.

“Saya tidak tahu bagaimana menjawabnya. Tapi, tentu saja, itu akan luar biasa. Hal terpenting hari ini adalah kemenangan, dan kami berhasil melakukannya,” kata Ronaldo.

Mengejar kejayaan di panggung terakhir

Meski mendapat sindiran dari Ibrahimovic, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu tetap fokus pada upaya kolektif tim saat Portugal berambisi menambah trofi Piala Dunia ke dalam koleksi setelah menjuarai Euro 2016. Portugal kini mengincar kemenangan kedua untuk memastikan posisi puncak Grup K dan menatap laga terakhir melawan Kolombia di Miami dengan keyakinan tinggi. Mereka berharap kapten mereka dapat mempertahankan ketajamannya di depan gawang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.