Gubernur YSK dan Mentan Amran Perkuat Sinergi, Sulut Dapat Tambahan Kuota Jagung 50 Ribu Hektare
Frandi Piring June 25, 2026 11:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sinergi yang dibangun Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mulai membuahkan hasil nyata bagi sektor pertanian di Bumi Nyiur Melambai.

Melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, Sulawesi Utara berhasil memperoleh tambahan alokasi bantuan pertanian dalam jumlah besar, mulai dari benih jagung, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pembangunan infrastruktur pertanian di berbagai daerah.

Salah satu bantuan yang mengalami peningkatan signifikan adalah program pengembangan jagung. Jika sebelumnya Sulut hanya mendapat alokasi seluas 15 ribu hektare, kini kuotanya melonjak menjadi 50 ribu hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan tambahan bantuan tersebut diberikan karena pemerintah pusat melihat keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mengembangkan sektor pertanian.

"Silakan ajukan lagi kebutuhan lain. Tadi minta jagung 15 ribu hektare, langsung kami setujui karena pemerintahannya bagus," kata Amran.

Selain penambahan kuota jagung, Kementerian Pertanian juga mengalokasikan bantuan alsintan modern berupa traktor roda crawler, serta pembangunan infrastruktur pertanian yang mencakup dam parit, embung, long storage, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, hingga optimalisasi lahan sawah.

KUNKER - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026). Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini meningkatnya alokasi bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).
KUNKER - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026). Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini meningkatnya alokasi bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). (Dok. Tim YSK)

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI atas dukungan yang diberikan kepada Sulawesi Utara. Menurutnya, bantuan tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

YSK menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulut akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar semakin banyak program strategis yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani.

"Terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Utara. Bantuan ini adalah amanah yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan yang paling penting meningkatkan kesejahteraan petani. Kami akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat demi kemajuan Sulawesi Utara," kata YSK.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Nova Wilhelmina Pangemanan, mengatakan bantuan tersebut mulai direalisasikan di sejumlah kabupaten dan kota.

Menurutnya, tambahan kuota jagung menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani di Sulawesi Utara," ujar Nova.

BERKUNJUNG - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman ditemani Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wagub Victor Mailangkay saat berkunjung ke Kebun Bibit Kelapa CV Angin Utara di Desa l Raya Bengkol, Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (1/5/2026) pagi. (Dokumentasi Tim YSK)
BERKUNJUNG - Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman ditemani Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wagub Victor Mailangkay saat berkunjung ke Kebun Bibit Kelapa CV Angin Utara di Desa l Raya Bengkol, Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (1/5/2026). (Dokumentasi Tim YSK) (Dokumentasi Tim YSK)

Keberhasilan Gubernur YSK membangun komunikasi dengan pemerintah pusat juga mendapat dukungan kuat dari masyarakat tani.

Hal itu terlihat saat pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) XVI Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2026 di Gorontalo.

Sebanyak 1.754 petani asal Sulawesi Utara hadir mengikuti kegiatan tersebut secara swadaya, menjadikan Sulut sebagai kontingen terbesar dari seluruh provinsi di Indonesia.

Sekretaris Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, menilai tingginya antusiasme petani menjadi bentuk kepercayaan terhadap kepemimpinan Gubernur YSK yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan petani.

"Ini bukti nyata di lapangan. Para petani kita datang menggunakan biaya sendiri karena mereka percaya pada komitmen Pak Gubernur YSK dalam membangun sektor pertanian," kata Tahlis.

Atas jumlah peserta terbanyak tersebut, Sulawesi Utara menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI pada ajang Penas XVI KTNA 2026.

Pemerintah Provinsi Sulut bersama Kementerian Pertanian juga akan memperkuat pengawasan penyaluran bantuan agar seluruh benih dan program pertanian benar-benar diterima petani yang berhak.

Kolaborasi antara Gubernur YSK dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diharapkan semakin mempercepat peningkatan produksi pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjadikan Sulawesi Utara sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional.

KUNKER - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026). Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini meningkatnya alokasi bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).
KUNKER - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026). Kabar terbaru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus memperkuat sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini meningkatnya alokasi bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). (Dok. Tim YSK)

MAKNA:

1) Komunikasi pusat-daerah berjalan efektif. Tambahan kuota jagung dari 15 ribu menjadi 50 ribu hektare menunjukkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulut dan Kementerian Pertanian mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

2) Kepercayaan pemerintah pusat terhadap Sulut meningkat. Persetujuan berbagai bantuan pertanian, mulai dari benih, alsintan hingga infrastruktur, menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pemerintah pusat terhadap tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur YSK.

3) Petani menjadi fokus pembangunan. Besarnya dukungan program pertanian memperlihatkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani di Sulawesi Utara.

4) Semangat petani semakin tinggi. Kehadiran 1.754 petani Sulut secara swadaya pada Penas XVI KTNA 2026 menjadi bukti meningkatnya optimisme dan kepercayaan petani terhadap arah pembangunan sektor pertanian di Sulut.

5) Sulut memperkuat posisi sebagai daerah penyangga pangan nasional. Dengan bertambahnya luas tanam jagung, bantuan alsintan modern, dan pembangunan infrastruktur pertanian, Sulawesi Utara memiliki peluang lebih besar meningkatkan produksi pangan serta berkontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. (adv/Ren)

SINERGI - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026) lalu. Kabar terbaru, Sulut  mendapat tambahan kuota jagung 5o hektare.
SINERGI - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerja meninjau kebun bibit di lokasi pembibitan pertanian, Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (1/5/2026) lalu. Kabar terbaru, Sulut mendapat tambahan kuota jagung 5o hektare. (Dok. Tim YSK)

Baca juga: Presiden Prabowo Sapa Gubernur YSK, Sulut Pecahkan Rekor Peserta Penas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.