Penantian 981 Hari Tuntas, Tangisan Neymar Pecah setelah Debut Bersama Brasil di Piala Dunia 2026
Muhammad Nursina Rasyidin June 25, 2026 11:24 AM

TRIBUNNEWS.COM - Momen haru mewarnai kemenangan Timnas Brasil atas Skotlandia pada laga pamungkas Grup C Piala Dunia 2026. 

Bintang Selecao, Neymar, tak kuasa menahan tangis setelah akhirnya kembali tampil membela Brasil usai penantian panjang selama 981 hari.

Neymar menjalani laga comeback saat Brasil menaklukkan Skotlandia dengan skor 3-0 pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Kemenangan itu sekaligus memastikan Selecao lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup C.

Dua gol Brasil dicetak Vinicius Junior di babak pertama, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Matheus Cunha di paruh kedua laga. Hasil tersebut membuat Brasil finis di puncak klasemen Grup C, unggul atas Maroko yang juga lolos setelah menang atas Haiti di laga lain.

KLASEMEN GRUP C - Klasemen akhir Grup C setelah merampungkan dua pertandingan matchday ketiga Puala Dunia 2026, pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Brasil dan Maroko lolos ke babak 32 besar, sementara Skotlandia intip peluang melalui peringkat ketiga terbaik.
KLASEMEN GRUP C - Klasemen akhir Grup C setelah merampungkan dua pertandingan matchday ketiga Puala Dunia 2026, pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Brasil dan Maroko lolos ke babak 32 besar, sementara Skotlandia intip peluang melalui peringkat ketiga terbaik. (Grafis Tribunnews.com)

Kelolosan Brasil ini sebelumnya sudah sudah diprediksi oleh Anggota Indo Barca, Richardo Liwang dalam Podcast Super Taktik Tribunnews di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Kalau untuk peringkat pertama kita pasti sepakat Brasil lah ya," ujar Richardo Liwang.

"Kalau di peringkat kedua ya Maroko unggul tipis karena memiliki modal semifinal di edisi sebelumnya."

"Di peringkat ketiga ada Skotlandia lalu juru kunci Haiti," terangnya.

Penantian 981 Hari Tuntas

Sorotan utama dalam pertandingan ini tertuju pada Neymar. 

Penyerang berusia 34 tahun itu akhirnya kembali mengenakan seragam Timnas Brasil setelah terakhir kali tampil pada 17 Oktober 2023, saat Brasil kalah dari Uruguay dalam laga kualifikasi Piala Dunia. Artinya Neymar sudah 981 hari absen bersama Selecao.

Dalam pertandingan tersebut, Neymar mengalami cedera parah berupa robekan ACL dan meniskus pada lutut kirinya. Cedera itu membuatnya harus menepi lama dan menjalani masa pemulihan yang penuh tantangan.

Meski sempat diragukan, Neymar secara mengejutkan tetap dipanggil Carlo Ancelotti ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. 

Ia memang belum tampil di dua laga awal Grup C karena masih dibekap masalah betis, tetapi kondisinya akhirnya cukup fit untuk turun menghadapi Skotlandia.

JERSEY TIMNAS BRASIL - Foto jersey Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 yang dipajang di Solo Soccer, Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 31 Mei 2026 (Tribunnews.com/Akmal KhoirulHabib)

Neymar masuk pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha saat Brasil sudah unggul 3-0. 

Momen itu langsung disambut gegap gempita para suporter di stadion. Setiap sentuhan pertamanya terhadap bola memancing sorak sorai penonton yang seolah merayakan kepulangan sang ikon.

Masuknya Neymar ke lapangan juga menandai catatan spesial. Ia kini resmi tampil untuk Brasil di empat edisi Piala Dunia. 

Meski hanya bermain beberapa menit dan belum memberi dampak besar di atas lapangan, Neymar langsung dipercaya mengambil tendangan bebas untuk Selecao.

Namun momen paling emosional terjadi setelah peluit panjang dibunyikan. Neymar terlihat menangis sambil memberi hormat ke arah tribune penonton.

Baca juga: Lawan Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026: Jepang dan Belanda Calonnya, Selecao Tunggu Hasil Grup F

Dapat Kepercayaan dari Ancelotti

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengaku sengaja memberikan menit bermain kepada Neymar karena menilai sang pemain memang layak mendapat kesempatan tersebut.

"Saya pikir dia pantas mendapatkan kesempatan bermain, itulah mengapa saya memberikannya," kata Ancelotti setelah pertandingan, dikutip dari ESPN.

"Dia telah mempersiapkan diri dengan baik, dia sangat serius tentang hal itu. Karena kualitasnya, saya pikir dia bisa bermain dan membantu tim. Saya pikir dia bermain dengan baik, meskipun hanya bermain beberapa menit," lanjut pelatih asal Italia tersebut.

Neymar sendiri memang masih menjadi sosok penting dalam sejarah Brasil. 

Ia merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Selecao dengan koleksi 79 gol dari 129 penampilan internasional. 

Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Neymar juga sudah bermain di tiga edisi Piala Dunia sebelumnya dan mencetak total delapan gol.

Kini, dengan tiket ke babak 32 besar sudah di tangan, Brasil akan menatap fase gugur dengan optimisme tinggi. Berdasarkan bagan bracket, Selecao akan menghadapi runner-up Grup F di babak 32 besar.

Persaingan di Grup F sendiri masih sangat terbuka. Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, sementara Swedia di posisi ketiga juga masih punya peluang lolos setelah mengantongi tiga poin.

Artinya, Brasil masih harus menunggu siapa lawan mereka di fase gugur.

Menarik dinantikan perjalanan Neymar bersama Brasil di Piala Dunia 2026 ini.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.