Harry Kane menyoroti peluang emas yang terlewat saat melawan Ghana, kapten Inggris akui dirinya dijaga ketat dalam hasil imbang Piala Dunia
Dewi Rahayu June 25, 2026 12:25 PM

Harry Kane membahas penampilannya yang mengecewakan dalam hasil imbang 0-0 antara Inggris dan Ghana di Piala Dunia, sambil mengakui bahwa dirinya dijaga ketat sepanjang pertandingan. Striker tersebut kesulitan memberikan dampak menghadapi pertahanan rapat Ghana dan gagal memanfaatkan peluang penting di menit-menit akhir untuk memenangkan laga, namun tetap optimistis saat The Three Lions berupaya mengamankan posisi puncak Grup L melawan Panama.

Inggris dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Ghana

Kane sebagian besar tidak berkutik ketika Inggris ditahan imbang 0-0 oleh Ghana pada laga kedua mereka di Piala Dunia. Harapan tinggi mengiringi pertandingan ini setelah kemenangan spektakuler 4-2 atas Kroasia pekan sebelumnya, di mana Kane mencetak dua gol dan Jude Bellingham serta Marcus Rashford juga menyumbang gol. Namun, pelatih Ghana, Carlos Queiroz, menyiapkan timnya dengan struktur pertahanan yang rapat dan berhasil menahan serangan Inggris secara efektif.

Kane hanya mencatat tiga sentuhan di dalam kotak penalti lawan sepanjang pertandingan. Ia sangat dibatasi ruang geraknya dan kesulitan menemukan ritme permainan melawan lawan yang bertahan sangat dalam. Meski hasilnya mengecewakan, Inggris tetap berada dalam posisi yang kuat di turnamen ini.

Peluang penting yang gagal dimanfaatkan

Hasil pertandingan bisa saja berbeda jika Kane sukses memanfaatkan peluang di akhir laga ketika bola sundulan dari Nico O'Reilly membentur mistar gawang dan memantul ke arahnya di dalam kotak penalti.

Berbicara kepada media setelah pertandingan, Kane menjelaskan pandangannya tentang peluang yang terlewat tersebut. Ia berkata: "Pertandingan seperti itu memang terjadi. Saya hanya menunggu peluang seperti itu datang kepada saya. Sebagai seorang penyerang, itu adalah jenis laga di mana Anda hanya menunggu bola memantul, dan itu terjadi. Saya hanya tidak cukup bisa mengontrol bola, tapi saya yakin biasanya saya akan bisa mencetak gol dari situ. Begitulah adanya. Saya sudah cukup lama menjadi penyerang untuk tahu bahwa tidak semua peluang akan berbuah gol, jadi saya harus menerimanya."

Misi penjagaan ketat oleh Partey

Kane sepenuhnya memahami mengapa peluang begitu sulit didapat, dengan menyoroti sistem penjagaan ketat yang diterapkan Ghana untuk menetralkannya. Thomas Partey diberi tugas khusus untuk menempel ketat dirinya, yang membuat ruang di area tengah menjadi sangat terbatas. Kane menjabarkan kesulitan taktis yang ia hadapi selama laga tersebut, sambil mengakui solidnya pertahanan lawan.

"Saya hampir dijaga ketat oleh [Thomas] Partey sepanjang pertandingan. Saya tidak benar-benar punya ruang untuk turun ke dalam lalu masuk kembali ke kotak penalti, dan mereka juga sangat baik dalam menjaga area itu," tambah Kane. "Kami memiliki banyak umpan silang, tapi kami tidak cukup bisa memenangkan kontak pertama. Bola-bola yang dikirim melalui tengah juga sulit dimainkan karena area tersebut sangat rapat."

Apa yang menanti Inggris selanjutnya?

Meski hasil imbang tanpa gol ini mengecewakan, Inggris saat ini memuncaki Grup L dengan empat poin, unggul selisih gol atas Ghana. Kroasia membuntuti dengan tiga poin, sementara Panama berada di dasar klasemen tanpa poin. The Three Lions kini mengalihkan fokus ke pertandingan terakhir grup melawan Panama, di mana kemenangan akan memastikan mereka finis di posisi teratas dan melaju ke babak berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.