Sosok Pengemudi Mobil Bawa Jasad ASN Pemkab Bangkalan, Wajah Jelas, Sengaja Buang ke Bandara Juanda
ninda iswara June 25, 2026 01:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), masih menyita perhatian publik.

Perempuan yang menjabat sebagai pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan itu ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas yang terparkir di area Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6/2026).

Setelah menjalani proses autopsi, jenazah korban akhirnya dipulangkan ke rumah duka di kawasan Perumda Bangkalan.

Jasad Ruly tiba di kediamannya pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Sebelumnya, jenazah sempat dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Pemeriksaan tersebut berlangsung cukup lama, dimulai sejak Rabu (24/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Baca juga: ASN Bangkalan Tewas dalam Mobil Parkiran Bandara Juanda, Curiga Dibunuh, Posisi Jasad jadi Petunjuk

ASN DITEMUKAN TEWAS - Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan ditemukan tewas dalam mobil dinasnya yang terparkir di parkiran Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (Istimewa/Surya.co.id)

Tim forensik baru menyelesaikan autopsi sekitar pukul 23.00 WIB pada hari yang sama.

Suasana duka begitu terasa saat jenazah tiba di lingkungan tempat tinggal korban.

Gang Flamboyan, Perumda Bangkalan, tampak dipenuhi kesedihan dari keluarga dan warga sekitar.

Di tengah udara malam yang dingin, ambulans yang membawa jenazah perlahan memasuki kawasan perumahan.

Kendaraan tersebut berhenti di depan rumah nomor 18 yang menjadi rumah duka.

Tidak terlihat iring-iringan panjang saat kedatangan jenazah.

Ambulans hanya dikawal oleh satu kendaraan pengiring yang berjalan di belakangnya.

Kedatangan jenazah pada dini hari itu menambah suasana haru yang menyelimuti keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak malam.

Polisi Mintai Keterangan

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan pihak keluarga telah dimintai keterangan oleh Polres Sidoarjo terkait kasus kematian Ruly yang jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas PRKP bernopol M 1090 GP di area parkir Bandara Juanda pada Rabu siang.

"Kami dan keluarga mendapatkan informasi dari media sosial sekitar pukul 11.30 WIB, ada mobil dinas yang biasa dipakai korban ditemukan di bandara (Juanda) dalam keadaan banyak darah berceceran. Kami menghubungi Polres Sidoarjo, Polsek Sedati untuk mengkonfirmasi hal itu, ternyata di sana sudah ada tim inafis di TKP," ungkap Risang.

Sosok Sopir yang Membawa Masuk Mobil

Dari hasil penelusuran awal, rekaman CCTV di pintu masuk parkir Bandara Juanda menunjukkan mobil Toyota Innova hitam milik dinas tersebut masuk ke area parkir pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun, sosok yang berada di balik kemudi bukan korban.

"Ternyata ada (sopir) yang membawa masuk, ada orang lain dari kursi pengemudi yang mengambil tiket. Jok depan kiri direbahkan, di situ tempat duduk jenazah dalam posisi kaki menekuk," jelas Risang.

Temuan itu menjadi salah satu petunjuk penting yang kini didalami penyidik.

Video Call Terakhir

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Ruly diketahui masih berkomunikasi dengan keluarga.

ASN yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan itu meninggalkan rumah pada Kamis pagi.

"Ibu Ruly meninggalkan rumah pada Kamis pukul 10 pagi, pada malam harinya masih sempat share lokasi di Pujon (Malang) dan video call dengan keluarga. Bahkan pada keesokan pagi hari (Sabtu), masih kontak dengan suami dan sudah lost contact pada Sabtu siang," papar Risang.

Keluarga Sempat Lapor Kehilangan

Sejak komunikasi terputus, keluarga berupaya mencari keberadaan korban. Kecemasan semakin meningkat setelah ponsel korban tidak lagi aktif dan korban tidak masuk kerja selama beberapa hari.

Padahal, sehari sebelum meninggalkan rumah, Ruly masih terlihat menghadiri acara pisah sambut Dandim 0829 Bangkalan di Pendapa Agung Bangkalan.

"Hari Selasa, keluarga sudah berniat melapor ke pihak kepolisian tentang keberadaan Ibu Ruly, namun diputuskan menunggu sehari lagi. Akhirnya keesokan harinya (Rabu kemarin) pukul 11.30 WIB, mobilnya ditemukan di bandara. Kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut," terang Risang.

Baca juga: Viral ART di Bogor Dianiaya Teman Hingga Tewas Karena Charger Majikan Hilang, Majikan di Luar Kota

Diduga Sudah Meninggal saat Dibawa ke Bandara Juanda

Berdasarkan rangkaian peristiwa dan rekaman CCTV yang kini berada di tangan penyidik, keluarga meyakini terdapat unsur pidana dalam kematian korban.

Selain melakukan pemeriksaan saksi, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk ponsel dan tas milik korban.

"Dugaan kami, Ibu Ruly saat dibawa masuk ke bandara sudah dalam keadaan meninggal. Jadi memang sengaja dibawa masuk dan dibuang di bandara bersama mobilnya. Wajah sopir pakai masker pada CCTV loket parkir masuk bandara, tetapi wajah (sopir) nya jelas di CCTV saat berada di Malang," pungkas Risang.

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan lokasi penemuan jasad bukan merupakan tempat kejadian utama, melainkan lokasi yang dipilih untuk meninggalkan korban beserta kendaraan dinasnya.

Hingga kini, penyidik masih mendalami identitas pria yang terekam mengemudikan mobil tersebut dan mengungkap penyebab pasti kematian Ruly.

(TribunTrends/Surya.co.id/Ahmad Faisol)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.