Maxim Perluas Inklusi untuk Disabilitas: Donasi Perjalanan Gratis dan Buka Peluang Jadi Driver
Content Writer June 25, 2026 12:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Maxim Indonesia menandatangani nota kesepahaman dengan Yayasan Cheshire Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas fisik.

Langkah ini dilakukan di tengah masih rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas di Indonesia.

Saat ini, tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas tercatat sebesar 44 persen, masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 69 persen. Melalui kerja sama tersebut, Maxim ingin mendorong kemandirian ekonomi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Sebagai informasi, Yayasan Cheshire Indonesia adalah sebuah yayasan sosial nirlaba yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas fisik agar mereka dapat hidup mandiri

“Melalui kerja sama ini, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat hidup mandiri dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Development Director Maxim Indonesia Dirhamsyah dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Rabu (24/6/2026).

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Maxim memberikan saldo perjalanan senilai Rp18 juta kepada Yayasan Cheshire Indonesia untuk mendukung mobilitas para penerima manfaat yayasan.

Selain itu, penyandang disabilitas yang bergabung sebagai mitra pengemudi Maxim dapat menikmati program bebas komisi sehingga seluruh pendapatan yang diperoleh dapat diterima secara penuh. Mitra pengemudi penyandang disabilitas juga memperoleh perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tanpa biaya.

Baca juga: Maxim Luncurkan Program Seminar dan Training, Tingkatkan Profesionalitas Pengemudi di Berbagai Kota

Inisiatif ini menjadi yang pertama di antara platform transportasi online di Indonesia.

“Program bebas komisi dan perlindungan sosial merupakan bentuk investasi kami dalam menciptakan kesempatan yang setara di tengah perkembangan ekonomi digital,” kata Dirhamsyah.

Pada acara penandatanganan nota kesepahaman, Maxim turut menampilkan kendaraan yang telah dimodifikasi untuk mendukung kebutuhan pengemudi penyandang disabilitas. Modifikasi tersebut mencakup penyesuaian pedal gas dan rem pada kendaraan roda empat hingga penyesuaian tempat duduk pada kendaraan roda dua.

Sebelumnya, Maxim juga telah menghadirkan sejumlah fitur aksesibilitas. Fitur itu antara lain dukungan TalkBack bagi pengguna tunanetra, fitur percakapan bagi penumpang dengan gangguan pendengaran, serta notifikasi khusus kepada pengemudi ketika penumpang memerlukan bantuan tambahan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas di Indonesia atau sekitar 8,5 persen dari total populasi.

Tingkat kemiskinan pada kelompok ini mencapai 11,42 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,57 persen. Dari 720.748 penyandang disabilitas yang bekerja, sekitar 75 persen masih berada di sektor informal dan hanya 2,8 persen yang memiliki pendidikan tinggi.

Ketua Yayasan Cheshire Indonesia Janthy Nihardjo menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses bagi penyandang disabilitas untuk beraktivitas dan memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih baik.

“Kerja sama ini sangat berarti karena membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bermobilitas, bekerja, dan hidup mandiri. Kami sangat mengapresiasi komitmen Maxim dalam menghadirkan peluang yang lebih inklusif bagi semua,” ujar Janthy Nihardjo.

Baca juga: Rayakan HUT ke-8, Maxim Indonesia Gelar Kegiatan Renovasi Sekolah, Mengajar Bahasa Inggris, dan Amal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.