Libur Sekolah, Penumpang KA di Stasiun Blitar Meningkat 500 Orang/Hari
Rendy Nicko June 25, 2026 12:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Jumlah penumpang kereta api (KA) di Stasiun Besar Blitar meningkat di momen libur sekolah. 

Jumlah penumpang KA di Stasiun Blitar yang biasanya rata-rata 2.000 orang per hari, sekarang bisa tembus 2.500 orang per hari. 

"Ada peningkatan jumlah penumpang KA di momen libur sekolah ini. Peningkatannya sekitar 500 orang per hari," kata Kepala Stasiun Besar Blitar, Totok Kushindarto, Kamis (25/6/2026). 

Totok mengatakan, di hari biasa, jumlah penumpang KA jarak jauh di Stasiun Blitar sekitar 500 orang per hari dan penumpang KA lokal sekitar 1.500 orang per hari. 

Baca juga: Baru 4,51 Persen Warga di Kabupaten Trenggalek Aktivasi IKD hingga Mei 2026

Di momentum libur sekolah ini, jumlah penumpang KA jarak jauh bisa mencapai 700 orang per hari, sedang jumlah penumpang KA lokal mencapai 1.800 orang per hari. 

Dikatakannya, penumpang KA jarak jauh paling banyak tujuan Jakarta dan Bandung.

Sedang penumpang KA lokal tujuan paling banyak ke Surabaya. 

"Peningkatan penumpang di momen libur sekolah ini terjadi sejak 20 Juni 2026," ujarnya.

Sementara itu, PT KAI Daop 7 Madiun juga meluncurkan program pariwisata tematik Rail Tour Jawa Timur yang dihadirkan sebagai pilihan perjalanan wisata menarik bagi masyarakat.

Program yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu ini merupakan hasil sinergi kuat antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan 12 pemda di Jawa Timur.

Sebanyak 12 pemda itu, yaitu, Magetan, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar.

Open Trip Rail Tour Blitar

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan, Rail Tour Jawa Timur dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik dan terintegrasi.

Program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kenyamanan moda transportasi kereta api.

"Program ini bentuk kolaborasi lintas sektor. Kami mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini," katanya.

Tohari berharap, sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat dalam menikmati waktu luang atau momen liburan bersama keluarga.

Perjalanan wisata ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi yang nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya lokal.

Menurutnya, salah satu paket unggulan program ini adalah Jelajah Bumi Bung Karno Blitar.

PT KAI Daop 7 Madiun membuka layanan Open Trip Rail Tour Blitar sampai 16 Juli 2026. Paket ini dibanderol dengan tarif mulai Rp 385.000 per orang. 

Baca juga: Penjelasan ULP PLN Tulungagung Terkait Kebijakan Pemadaman Listrik Bergilir

Layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung, dan Stasiun Kediri.

Tiket Kereta Api PP menggunakan KA Gajayana untuk keberangkatan dan KA Malabar untuk kembali, tour guide, angkutan lanjutan, dan tiket masuk tempat wisata.

"Adapun destinasi utama adalah Makam Bung Karno, Pantai Tambakrejo, dan Kampung Cokelat," katanya. 

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.