- Dadang Ahyar Ismail secara terbuka menolak jika uang sayembara dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diberikan padanya.
Padahal sedianya, Dadang adalah sosok yang berperan membujuk Taufik Hidayat untuk menyerahkan diri ke polisi.
Bukan tanpa alasan, Dadang menolak uang itu karena menurutnya akan lebih bermanfaat jika dipakai oleh korban.
Hal ini disampaikan Dadang saat ditemui oleh redaksi TribunJabar pada Rabu (24/6/2026).
Dadang meminta uang tersebut diberikan kepada korban penyekapan dan penganiayaan berinisial YTR yang dinilainya lebih membutuhkan bantuan.
Menurut Dadang, dirinya tidak mencari keuntungan materi saat membantu proses penyerahan Taufik kepada aparat kepolisian.
Ia mengaku iba melihat kondisi korban setelah kasus tersebut terungkap ke publik.
Diketahui, Dedi Mulyadi menjanjikan hadiah Rp250 juta bagi siapa pun yang berhasil memberikan informasi atau membantu menyerahkan Taufik Hidayat kepada aparat saat pelaku masih buron.
Taufik akhirnya menyerahkan diri setelah mendatangi rumah Dadang di Ciparay, Kabupaten Bandung.
Dadang kemudian mendampingi pelaku dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian hingga akhirnya Taufik berhasil diamankan aparat Polda Jawa Barat.