Vaksin Tersedia, Minat Warga HST Lindungi Hewan dari Rabies Masih Minim
Ratino Taufik June 25, 2026 01:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kesadaran masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk memvaksin hewan peliharaan masih menjadi pekerjaan rumah. 

Padahal, kasus rabies yang sempat muncul beberapa waktu lalu menunjukkan ancaman penyakit tersebut masih perlu diwaspadai.

Dinas Pertanian HST menyebut vaksin rabies sebenarnya tersedia dan petugas kesehatan hewan juga siap turun ke lapangan. Namun, minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut dinilai belum maksimal, terutama di sejumlah wilayah pegunungan.

Dokter Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian HST, drh Bayu Rakhmat M, mengatakan masih banyak pemilik hewan yang belum memahami pentingnya vaksinasi sebagai upaya pencegahan.

“Kami sudah menawarkan vaksinasi ke desa-desa. Vaksinnya tersedia dan petugas juga siap, tetapi kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan,” ujarnya, kamis, (25/06/2026).

Baca juga: Delapan Jemaah Haji HST Masih Tertahan di Tanah Suci, 331 Jemaah Haji Sudah Tiba di Barabai

Menurut Bayu, sebagian pemilik anjing masih memiliki anggapan keliru bahwa vaksin dapat membuat hewan peliharaan menjadi kurang agresif atau tidak lagi tangguh saat digunakan berburu.

Padahal, menurutnya kondisi tersebut hanya efek sementara setelah vaksin diberikan karena tubuh hewan sedang beradaptasi.

“Biasanya setelah divaksin ada penyesuaian seperti demam ringan atau nafsu makan menurun. Itu wajar dan hanya sementara,” katanya.

Bayu menjelaskan rabies termasuk penyakit berbahaya yang hampir tidak dapat disembuhkan apabila sudah menyerang hewan. Risiko juga meningkat karena penyakit tersebut dapat menular melalui gigitan hewan terinfeksi.

Kasus rabies di HST sendiri sebelumnya sempat ditemukan dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap anjing yang terkait dengan kasus gigitan hewan. Selain itu, petugas juga pernah menangani kasus serupa di wilayah lain dengan hasil positif rabies.

Karena itu, ia meminta masyarakat yang memelihara hewan penular rabies seperti anjing, kucing, monyet, dan musang untuk rutin melakukan vaksinasi.

“Pencegahan paling efektif tetap vaksinasi. Jangan menunggu sampai ada kasus gigitan atau hewan menunjukkan gejala,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislau sene)
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.