TRIBUNMANADO.CO.ID - Legislator Amir Liputo menyatakan, DPRD Sulawesi Utara (Sulut) siap membahas persoalan sulitnya lahan untuk pembangunan Koperasi Merah Putih di Sulut.
Hal itu dikeluhkan pendemo dari Mapalus Pragib dalam unjuk rasa di kantor DPRD Sulut, Kamis (25/6/2026).
"Ini akan kami bahas," kata dia kepada Tribun Manado di Kantor DPRD Sulut, Kamis siang.
Saat diwawancarai, Amir duduk di tangga depan lobby Kantor DPRD Sulut.
Ia mengenakan kemeja lengan pendek berwarna biru tua dan celana hitam.
Jam tangan coklat melekat di lengan kirinya.
Ia menilai, bisa saja digunakan aset pemerintah sebagai lahan Koperasi Merah Putih.
Opsi ini akan dibahas DRPD dan mereka siap memberi rekomendasi pada pemerintah.
"Kami siap beri rekomendasi," katanya.
Selain aset pemerintah, beber dia, bisa saja digunakan koperasi di desa, bumdes atau lahan tidur.
Amir menuturkan, DPRD Sulut menerima aspirasi pendemo yang ingin MBG dilanjutkan.
Menurut dia, MBG pantas dilanjutkan karena manfaatnya serta itu janji kampanyenya Prabowo.
"Memang benar ada yang harus diperbaiki, tapi MBG tak bisa dihilangkan," kata dia.
Ia mendesak pemerintah untuk membersihkan MBG dari koruptor.
Amatan Tribun Manado, Amir sempat berorasi di depan pendemo.
Dengan berapi-api, ia menyebut tentang perlunya warga mendukung program Presiden Prabowo dan wakilnya Gibran Rakabuming.
Ia seperti menyala saat meminta agar koruptor MBG ditangkap.
Sebaliknya kata-kata Amir teduh saat bercerita tentang pengalamannya di mana banyak petani yang merasakan kesejahteraan sebagai dampak MBG.
Diketahui, salah satu tuntutan pendemo adalah terbatasnya lahan di desa hingga menyulitkan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Hal itu sangat disayangkan karena program tersebut merupakan prioritas pemerintahan Prabowo untuk mencapai ekonomi kerakyatan dan kedaulatan ekonomi.
Berikut tuntutan para pendemo
1. Kawal Mandat Rakyat & Stabilitas Nasional
* Mendukung penuh jalannya Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai kepemimpinan yang sah dan konstitusional pilihan rakyat.
* Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan kesempatan luas kepada Prabowo-Gibran untuk bekerja dengan tenang, fokus, dan tanpa adanya intervensi politik destruktif dari pihak manapun demi terwujudnya pemulihan ekonomi yang cepat dan merata.
* Menuntut semua elemen bangsa, baik koalisi maupun oposisi, untuk mengutamakan politik persatuan (rekonsiliasi) demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
* Mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan narasi polarisasi dan fokus pada gotong royong membangun daerah.
* Menegaskan komitmen bersama: Kami percaya Prabowo-Gibran mampu membawa Indonesia emas.
* Mengutuk keras adanya gerakan unjuk rasa anarkis dan gerakan yang mencoba makar dengan pemerintah yang sah dengan menyebarkan isu-isu yang menyesatkan dan tidak benar.
* Mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk mengawal Indonesia dari upaya antek-antek asing yang ingin menggagalkan Indonesia menjadi Negara yang besar, mandiri dan berdaulat di Dunia.
2. Dukungan Penuh Program Strategis & Kesejahteraan
* Mendukung penuh realisasi 8 Program Hasil Terbaik Cepat (Asta Cita) sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas.
* Mendukung penuh implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas SDM, mengentaskan stunting, dan menggerakkan ekonomi sektor riil di tingkat bawah.
* Mendukung penuh optimalisasi Program Koperasi Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan guna memperkuat kedaulatan ekonomi berbasis gotong royong.
3. Penegakan Hukum, Pemberantasan Korupsi, & Kamtibmas
* Mendukung penuh aksi bersih-bersih korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Kami menuntut transparansi dan akuntabilitas agar program rakyat tidak dikorupsi oleh oknum tidak bertanggung jawab.
* Meminta aparat penegak hukum Polda Sulut dan jajaran untuk mengusut tuntas aksi kekerasan pada demo kontra-pemerintah yang telah merusak fasilitas publik, serta menangkap aktor intelektual (otak di balik layar) yang mendanai atau memobilisasi aksi anarkis tersebut.
4. Dukungan Pembangunan Daerah (Khusus Sulawesi Utara) di bawah kepemimpinan Gubernur YSK & Wakil Gubernur Viktory
* Mendukung percepatan realisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) oleh Gubernur Sulawesi Utara, YSK (Yulius Selvanus Komaling), guna memberikan kepastian hukum, rasa aman, dan kesejahteraan bagi para penambang lokal/rakyat kecil di daerah.
Amatan Tribunmanado.com, peserta datang secara bergelombang dengan kendaraan roda dua, roda empat serta kontainer.
Sebagian besar mereka memakai kaos putih bertuliskan Mapalus Pragib.
Para pendemo membawa spanduk dan poster dukungan terhadap program Prabowo seperti MBG dan Koperasi Merah Putih.
Setengah pendemo adalah emak-emak.
Merekalah yang paling lantang menyuarakan dukungan terhadap MBG.
"Lupakan mantan, lanjutkan MBG," teriak seorang di antara mereka.
Penampilan sekelompok penari Kabasaran membuat demo kian semarak.
Penyampaian orasi awalnya dilakukan di depan pintu pagar kantor DPRD Sulut.
Dalam orasi, perwakilan massa menyuarakan dukungan terhadap MBG dan Koperasi Merah Putih.
Mereka minta agar MBG dibersihkan dari koruptor.
Untuk Koperasi Merah Putih, massa menyuarakan keprihatinan karena banyak Koperasi Merah Putih yang belum jalan karena ketiadaan lahan.
Pemerintah diminta menyediakan lahan untuk Koperasi Merah Putih di berbagai desa.
Massa juga menyuarakan isu lokal antaranya pemberantasan Korupsi, WPR serta maraknya kriminalitas dan premanisme.
Demo anarkis juga disorot oleh pendemo.
Pendemo menyuarakan dukungan terhadap kebijakan WPR yang digulirkan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Pendemo lantas diizinkan masuk ke halaman DPRD Sulut.
Orasi berlanjut di sana.
Pendemo minta DPRD Sulut mendukung MBG serta Koperasi Merah Putih.
Massa diterima oleh anggota DPRD Sulut Louis Schramm serta Amir Liputo.
Louis memakai kameja putih bergaris dengan celana hitam.
Sementara Amir tampil dengan batik biru.
Hingga kini demo masih berlangsung.
(TribunManado.co.id/Art)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK