Biodata ASN Wanita Ditemukan Membusuk dalam Mobil Plat Merah di Bandara Juanda
Rusaidah June 25, 2026 05:36 PM

 

POSBELITUNG.CO – Seorang wanita ditemukan membusuk di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Rabu (24/6/2026).

Saat ditemukan, wanita tersebut berada dalam mobil Innova plat merah bernomor polisi M 1090 GP.

Mobil dinas tersebut diketahui milik Pemkab Bangkalan dan sudah parkir selama 4 hari di area bandara.

Dari penelusuran, wanita yang berada dalam mobil tersebut bernama Ruly Yunis Setiawati (50) dan tercatat bertugas sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan.

Baca juga: Akal-akalan Taufik Hidayat Kelabui Penjaga Kos Sembunyikan dan Siksa Pacar di Kamar Kontrakan

Kematian Ruly ini sebelumnya sempat menjadi misteri, pasalnya ia telah dikabarkan lost contact dengan keluarga sejak Sabtu (20/6/2026) siang.

Sebelumnya, lini massa media sosial dihebohkan oleh rekaman amatir warga berdurasi 53 detik dan 35 detik.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah pria berusaha meneropong ke dalam kabin mobil dinas yang terkunci rapat.

Narasi perekam sempat menduga korban adalah seorang wanita hamil yang meninggal dunia di dalam mobil lantaran kondisi perut jasad yang tampak membesar akibat pembusukan alami yang sudah berlangsung lama.

"Melaporkan pak, diduga meninggal... di Bandara Juanda, di parkiran A2, plat M 1090 GP plat merah," ujar suara pria dalam rekaman video tersebut, sembari menyorot tetesan cairan berwarna agak kemerahan yang keluar dari bawah kolong kendaraan, Rabu (24/6/2026).

Chat WA Centang Satu 

Titik terang mengenai sosok perempuan malang tersebut mencuat usai sebuah rekaman pesan suara (voice note) dari rekan sekolah korban beredar luas.

Pesan tersebut mengonfirmasi bahwa korban berinisial RL, yang pernah berdinas di Dinas Perhubungan (Dishub) sebelum akhirnya dipromosikan ke Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan.

20260625 ASN WANITA 2
MOBIL DINAS PEMKAB BANGKALAN - Mobil dinas plat merah, nopol M 1090 GP menjadi perhatian publik Bandara Juanda setelah ditemukan didalamnya diketahui terdapat seorang perempuan yang meninggal dunia, Rabu (24/6/2026) siang. Informasi yang beredar, mobil itu diduga kendaraan dinas PRKP Pemkab Bangkalan. (Istimewa)

Informasi ini diperkuat oleh pengakuan salah satu staf di lingkungan Dinas PRKP Pemkab Bangkalan. 

Ia mengungkapkan bahwa RL sudah tidak terlihat di kantor dan kehilangan kontak sejak awal pekan.

"Chat WA-nya sudah centang satu sejak Senin (22/6/2026) pagi. Kebetulan anak saya berteman dekat dengan anak beliau. Karena tidak ada kabar sama sekali dan ponselnya mati, pihak keluarga sebenarnya sudah sempat membuat laporan orang hilang ke kantor polisi," ungkap staf yang enggan disebutkan namanya itu.

Sore Harinya Hilang

Seorang perempuan ditemukan tewas di dalam mobil dinas di dalam parkiran Bandara Juanda Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (24/6/2026).

Mengutip Surya.co.id, pihak keluarga masih menjalin komunikasi dengan korban hingga Sabtu Pagi.

Baca juga: Sederet Kontroversi Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun di Bandung 

Kuasa hukum korban, Risang Bima Wijaya menuturkan, pada Jumat (19/6/2026) malam, korban masih melakukan video call dengan adiknya.

Lalu pada Sabtu pagi, korban juga masih sempat bertukar pesan dengan suaminya.

"Hilang kontak mulai Sabtu siang, Sabtu paginya masih kontak dengan suami," ujarnya.

Lalu pada Rabu siang, Ruly ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas Toyota Innova nopol M 1090 GP.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah mengalami pembusukan.

Risang menuturkan, pihaknya juga meminta jenazah korban untuk diautopsi karena ada sejumlah kejanggalan yang perlu didalami.

Pertama, posisi korban ditemukan meninggal ada di kursi penumpang bagian depan.

"Entah (meninggal) wajar atau tidak. Tetapi melihat posisi jenazah yang ada di kursi penumpang sebelah kiri, berarti ada yang menyetir dan posisi jok direbahkan. Berarti ada yang menyetir," ungkap Risang kepada Surya.co.id.

Pihak keluarga juga menunggu hasil autopsi untuk menyimpulkan apakah kematian korban wajar atau tidak.

"Karena memang sudah membusuk, ada darah yang sudah menghitam,"

"Kalau cairan yang viral di video itu berasal dari cairan tubuh yang sudah membusuk. Jadi untuk untuk menentukan kematian wajar atau tidak, kami menunggu hasil otopsi," tegas Risang.

Dari kematian ini, ujar Risang, ada dua kemungkinan terkait meninggalnya korban, meninggal secara wajar atau adanya tindak pidana.

Ia menduga, korban sudah meninggal dunia sejak dari luar parkiran bandara.

"Tetapi kalau peristiwa pidana sudah pasti ada karena orang yang menyetir almarhumah pasti tergambar di CCTV tiket Bandara Juanda,"

"Mobil masuk bandara pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB. Kemungkinan korban meninggal dunia di luar, jadi ke bandara hanya untuk dibuang," beber Risang.

Selain itu, perhiasan yang dikenakan korban juga tidak ditemukan.

"Barang yang tidak ditemukan, tetapi belum tentu hilang atau belum tentu diambil, adalah gelang dan kalung, tidak ada di leher dan lengan tangan. Bisa jadi itu sudah dimasukkan tas," pungkasnya.

Tak Masuk Kerja Sejak Pekan Lalu

Fakta baru terkait meninggalnya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di parkiran Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu (24/6/2026) mulai terungkap.

Korban ditemukan meninggal dunia di mobil dinas Toyota Innova M 1090 GP.

Sebelum ditemukan meninggal, Ruly ternyata sudah tidak masuk kerja selama beberapa hari.

OLAH TKP - Petugas saat mengamankan TKP dengan memasang garis polisi di TKP parkiran Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (24/6/2026). Mobil Innova plat merah milik Pemkab Bangkalan itu diketahui sudah parkir selama 4 hari. (Surya.co.id)

Bupati Bangkalan, Lukman menuturkan, dari informasi yang ia dapat, korban sudah tidak masuk kerja sejak Kamis (18/6/2026).

Penyebab kehadiran korban juga hingga saat ini masih belum diketahui.

Korban terakhir terlihat di Pendapa Agung saat acara Pisah Sambut Dandim Bangkalan pada Rabu (15/6/2026) malam.

"Semisal memang almarhumah adalah beliau, malam Kamis (Rabu malam) masih ada di sini (pendapa agung) dalam kegiatan pisah sambut Pak Dandim,"

"Sementara belum ada (kegiatan luar kota), karena sering kali kegiatan kami berkoordinasi dengan pihak provinsi. Tapi sementara secara tugas khusus, belum ada dari pihak kami," kata Lukman, dikutip dari Surya.co.id.

Terkait dengan mobil dinas tempat korban ditemukan tewas, Lukman mengonfirmasi bahwa Toyota Innova berkelir hitam tersebut benar mobil operasional PRKP Pemkab Bangkalan.

"Kami mengetahui dari plat nomor, dari situ kami mengetahui bahwa itu mobil dinas kami di PRKP. Kemungkinan besar digunakan oleh pegawai yang ada di PRKP, namun untuk kepastian siapa, kami menunggu proses dari pihak yang berwajib," ungkap Bupati Lukman.

Hingga saat ini, pihak Pemkab Bangkalan masih menunggu hasil identifikasi dari kepolisian.

"Tapi kalau yang disinyalir adalah beliau, mungkin sekretaris dari PRKP Pemkab Bangkalan,"

"Kalau dari kemungkinan-kemungkinan besarnya, sekretaris (PRKP), cuma kepastian kami masih menunggu dari pihak berwajib," terang Lukman. 

Terpisah, seorang staf Dinas PRKP Pemkab Bangkalan mengatakan bahwa sosok perempuan yang ditemukan tewas benar bernama Ruly.

Korban sudah tidak bisa dihubungi sejak Senin (22/6/2026) pagi.

"Chat WA nya sudah centang satu, kebetulan anak saya berteman dengan anaknya,"

"Bahkan pihak keluarga sudah sempat membuat laporan orang hilang kepada kepolisian," singkatnya.

Kepala Dinas PRKP Bangkalan Syok

Dikonfirmasi terpisah melalui sambungan seluler, Kepala Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan, Roniyun Hamid, tidak menampik bahwa mobil Innova hitam bermesin bensin yang berada di TKP Bandara Juanda adalah aset kendaraan dinas milik instansi yang dipimpinnya.

Kendati demikian, Roniyun menegaskan pihaknya belum berani memberikan statemen mutlak mengenai identitas jenazah sebelum ada hasil identifikasi ilmiah (scientific identification) dari tim dokter forensik kepolisian.

"Kami masih bingung dan syok berat atas keberadaan mobil dinas tersebut di sana. Memang betul nomor WA yang bersangkutan (RL) sudah centang satu. Mohon waktu, saat ini seluruh jajaran sedang berkumpul di kantor, kami semua masih shock," tutur Roniyun pelan dengan nada bergetar.

Pihak berwajib bersama otoritas bandara dilaporkan harus membuka paksa kunci pintu mobil secara mekanik karena seluruh akses penguncian dalam kondisi aktif dari dalam kabin.

Kronologi Penemuan Jasad ASN Wanita

Mengutip Surya.co.id, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang sopir taksi.

Saat itu, saksi yang juga sedang berada di dekat lokasi sekira pukul 11.30 WIB mencium bau tidak sedap di sekitaran lokasi parkir.

Saat dicari, saksi melihat adanya cairan asing yang keluar dari kolong mobil korban.

Saat dilihat dari jendela, saksi dikagetkan dengan temuan seorang perempuan yang sudah kehilangan nyawanya.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan pun langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Evakuasi disebut cukup sulit karena kondisi korban yang sudah membengkak.

Proses evakuasi korban bahkan dibantu oleh Tim Basarnas Surabaya supaya barang bukti di dalam mobil tetap terjaga.

Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto mengatakan bahwa korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk diautopsi.

Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi handono juga mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Mohon waktu. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap AKP Tri Novi Handono.

(Surya.co.id/Ahmad Faisol/M Taufik) (Tribunnews.com/Muhammad Renald Shiftanto) (Bangkapos.com/Posbelitung.co)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.