Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran penyakit Flu Singapura.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Andi Prapto di Baturaja, Kamis, mengatakan bahwa Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular.
Penyakit ini umumnya menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia lima tahun yang ditandai dengan munculnya ruam atau lepuhan pada telapak tangan, telapak kaki, serta luka seperti sariawan di dalam mulut.
Pada musim kemarau, kata dia, anak-anak lebih banyak beraktivitas di ruang tertutup berpendingin udara atau area bermain dalam ruangan yang berpotensi meningkatkan risiko penularan.
Di Kabupaten OKU sendiri, selama periode Januari-Juni 2026, tercatat sebanyak 19 kasus suspek Flu Singapura yang dilaporkan ke dinas kesehatan wilayah setempat.
Oleh sebab itu, kata Andi, untuk menekan angka penyebaran maka masyarakat diminta menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, PHBS masih menjadi salah satu cara yang cukup ampuh untuk menangkal penyebaran berbagai penyakit menular, termasuk Flu Singapura.
"PHBS ini terus kami kampanyekan agar masyarakat teredukasi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Dalam kampanye PHBS pihaknya melibatkan tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas untuk mengedukasi masyarakat agar menjaga pola makan supaya badan tetap sehat.
"Warga disarankan untuk memakan sayur dan buah, rutin olahraga pagi, serta yang paling penting membiasakan anak-anak mencuci tangan dengan sabun setelah bermain untuk memutus rantai penularan virus," katanya.





