7 Fakta Pengakuan Rekan Kerja Yuvita, Sempat Nangis di Toilet Kantor: 'Saya Sudah Hancur'
Amirullah June 25, 2026 05:37 PM

SERAMBINEWS.COM - Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita di Bandung, Yuvita, yang dilakukan oleh kekasihnya Taufik Hidayat terus menjadi perhatian publik.

Kali ini, seorang rekan kerja korban berinisial FW mengungkap sejumlah hal yang dialaminya sebelum Yuvita menghilang.

Kesaksian tersebut disampaikan dalam wawancara di televisi dan memberikan gambaran mengenai kondisi korban saat masih bekerja.

Dikutip dari YouTube TvOne, Kamis (25/6/2026) berjudul "Meneteskan Air Mata, Sahabat Ungkap Gelagat Perubahan Prilaku YTR Sebelum Menghilang", berikut fakta-faktanya:

1. Yuvita dikenal baik dan tidak pernah bermasalah

FW mengaku mengenal Yuvita sejak 2021 karena bekerja di perusahaan yang sama.

Menurutnya, Yuvita merupakan sosok yang sopan, rajin dan tidak pernah menunjukkan perilaku negatif selama bekerja.

Baca juga: 7 Fakta Masa Kecil Taufik Hidayat yang Terungkap, Dari Obat-obatan hingga Sering Dibela Ayah

"Dia orangnya memang baik, sopan, enggak neko-neko," kata FW. 

Kondisi Wajah Yuvita, korban kekerasan dan penyekapan yang dilakukan oleh kekasihnya, Taufik Hidayat (Tangkapan layar/ig @bandungbanget)

2. Mulai berubah setelah mengunggah foto bersama pria

FW mengaku terkejut ketika melihat Yuvita mengunggah foto seorang pria di status dan foto profil WhatsApp.

Pasalnya, selama mengenal korban, Yuvita tidak pernah membahas hubungan asmara maupun mengunggah foto pasangan di media sosial. 

Wajah Taufik Hidayat, buronan kasus penyiksaan dan penyekapan kekasihnya, Yuvita, kasusnya viral di media sosial. Terbaru, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi hingga membantu aparat menemukan terduga pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (Yupi), yakni Taufik Hidayat.
Wajah Taufik Hidayat, buronan kasus penyiksaan dan penyekapan kekasihnya, Yuvita, kasusnya viral di media sosial. Terbaru, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi hingga membantu aparat menemukan terduga pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (Yupi), yakni Taufik Hidayat. (Tangkapan layar/ig @dedimulyadi)

3. Menangis saat bertemu di depan toilet kantor

Momen yang paling diingat FW terjadi ketika ia bertemu Yuvita di depan toilet kantor.

Saat itu, korban tiba-tiba memeluknya sambil menangis.

"Wajah dia sedih, wajah dia ketakutan, dia bingung," ungkap FW. 

Baca juga: Kasus Penyiksaan Yuvita Bikin Murka Dedi Mulyadi, Siapkan Hadiah Rp250 Juta Penemu Taufik Hidayat

4. Mengaku hidupnya sudah hancur

Setelah ditenangkan, Yuvita akhirnya mulai bercerita.

Korban mengaku sedang menghadapi masalah serius dengan pria yang saat itu dekat dengannya.

"Saya sudah hancur, Teh," kata Yuvita kepada FW. 

FW mengaku syok mendengar pengakuan tersebut.

5. Mengaku ditampar hingga telinganya berdengung

FW juga menanyakan alasan Yuvita tidak masuk kerja selama beberapa hari.

Saat itu, korban memperlihatkan kacamatanya yang rusak dan mengaku mengalami kekerasan.

"Saya ditampar kencang banget sampai telinga saya berdengung," ujar korban kepada FW.

Baca juga: Kronologi Yuvita Tri Disekap Pacar: Hilang 2 Tahun, Keluarga Mencari, Korban Ditemukan Luka Berat

6. HP, ATM, motor hingga uang disebut sudah dikuasai pelaku

Dalam percakapan tersebut, Yuvita mengaku tidak bisa kabur karena berbagai barang miliknya telah berada dalam penguasaan pelaku.

FW mengatakan korban bercerita bahwa kunci motor, telepon genggam, ATM, uang tunai hingga emas sudah tidak lagi berada di tangannya.

Korban juga mengaku terpaksa tinggal bersama pelaku dan pergerakannya dibatasi. 

7. Diduga selalu diawasi saat bekerja

Menurut FW, korban sempat mengaku tetap diawasi meski sedang berada di kantor.

Ia mengatakan Yuvita pernah bercerita bahwa dirinya kerap diantar jemput dan bahkan diawasi melalui panggilan video saat bekerja.

Tak lama setelah percakapan tersebut, Yuvita menghilang dari lingkungan kerja.

FW kemudian mengetahui bahwa surat pengunduran diri korban diserahkan oleh pria yang disebut sebagai pelaku.

Kesaksian FW menjadi salah satu potongan penting yang menggambarkan kondisi Yuvita sebelum akhirnya hilang kontak dengan keluarga dan rekan-rekannya selama bertahun-tahun.

Ditemukan dalam kondisi mengenaskan di RS Hasan Sadikin, pelaku bernama Taufik Hidayat telah ditangkap pihak kepolisian di Majalaya, Bandung.

Kasus ini memicu perhatian publik dan desakan untuk keadilan bagi korban.

(Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.