Pratinjau Pertandingan: Pantai Gading vs Curaçao
Hendra Wijaya June 25, 2026 05:32 PM

Pantai Gading memasuki laga ini setelah menelan kekalahan menyakitkan dari Jerman, di mana mereka kebobolan gol penentu pada menit-menit akhir. Meski begitu, mereka sudah mengantongi tiga poin dan masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya.

Sementara itu, Curaçao mencatat sejarah dengan meraih poin pertama mereka di Piala Dunia setelah berhasil menahan imbang Ekuador.

Mampukah mereka menambah satu poin lagi? Mari kita lihat lebih dekat pertandingan ini.

Pantai Gading belum pernah mencapai babak gugur di ajang Piala Dunia. Karena itu, target utama mereka di turnamen ini adalah lolos dari fase grup untuk pertama kalinya.

Mereka memulai dengan baik. Meski tampil buruk di babak pertama melawan Ekuador, para pemain Pantai Gading bangkit di babak kedua dan mencetak gol kemenangan lewat Amad Diallo di menit-menit akhir. Tiga poin tersebut sangat berharga.

Sayangnya, di pertandingan berikutnya giliran Pantai Gading yang kebobolan di menit akhir. Saat melawan Jerman, mereka bermain cukup baik dan memiliki peluang untuk menang, namun Denis Undav mencetak gol pada menit ke-94 yang memupus harapan tim berjuluk Les Éléphants itu.

Les Éléphants sadar mereka perlu setidaknya meraih satu poin dari laga ini untuk menjaga peluang lolos. Mereka memiliki skuad solid dan sejumlah pemain berbakat, namun harus bisa meminimalkan kesalahan.

Curaçao sendiri sudah mencetak sejarah sebagai negara terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia.

Laga pertama mereka tidak mudah karena harus menghadapi Jerman, sang juara dunia empat kali. Mengejutkan banyak pihak, Livano Comenencia berhasil mencetak gol dan membuat Curaçao sempat menahan imbang 1-1 selama 17 menit sebelum Nico Schlotterbeck membawa tim tuan rumah unggul kembali. Sayangnya, mereka kemudian kebobolan lima gol tambahan dan kalah 7-1.

Menjelang laga kedua melawan Ekuador, banyak yang memprediksi Curaçao akan kembali kalah telak. Namun hasilnya berbeda. Kiper berpengalaman Eloy Room tampil gemilang dengan melakukan 15 penyelamatan untuk menggagalkan serangan-serangan Ekuador dan membantu Curaçao meraih satu poin bersejarah.

Curaçao juga mampu menciptakan beberapa peluang, menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang lemah dan memang layak berada di turnamen ini. Kini, mereka mengincar hasil bersejarah lainnya saat menghadapi Pantai Gading. Apakah mereka bisa mencapainya?

Pantai Gading belum memastikan diri lolos, dan mereka tahu tidak boleh meremehkan siapa pun. Mereka masih mengingat pengalaman pahit pada tahun 2014, ketika tersingkir oleh Yunani padahal hanya butuh hasil imbang untuk melaju.

Mereka pasti telah mempelajari cara bertahan Curaçao di laga sebelumnya, dan memahami bahwa ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Dengan kualitas individu yang mereka miliki, jika mampu bermain tenang, Pantai Gading berpeluang besar memenangkan laga ini.

Bagi Curaçao, kepercayaan diri dan semangat tentu sedang tinggi setelah hasil imbang kontra Ekuador.

Namun kali ini tantangan akan lebih berat. Jika Ekuador kesulitan mencetak gol, Pantai Gading bisa jadi lebih mematikan dalam memanfaatkan peluang yang diberikan Curaçao seperti di laga terakhir.

Ini akan menjadi pertandingan yang cukup kompetitif. Curaçao akan berjuang habis-habisan di laga terakhir grup, tetapi Pantai Gading tampak terlalu kuat bagi mereka saat ini.

Prediksi: Pantai Gading 2-0 Curaçao

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.