Pemkab Bintuni Fokus Infrastruktur Pegunungan Moskona Usai Puluhan Eks OPM Kembali ke NKRI
Hans Arnold Kapisa June 25, 2026 05:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmen Pemda Teluk Bintuni mempercepat pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah pegunungan Moskona. 

Langkah ini disebut sebagai bagian dari pemerataan pembangunan hingga ke daerah pedalaman.

Disampaikan Bupati Yohanis Manibuy usai mengikuti upacara ikrar Setia kepada NKRI oleh puluhan eks OPM di markas Kodam 19 Kasuari di Manokwari, Kamis (25/6/2026).

Ia mengakui bahwa dalam program tahun 2026 ini, Pemkab Teluk Bintuni akan membangun ruas jalan Jagiro (Moskona Selatan) mengarah ke Moskona Barat. 

"Perencanaannya cukup besar dengan skema multiyears, sehingga dalam satu hingga dua tahun ke depan akses jalan utama di wilayah ini sudah bisa terbuka,” ujar Yohanis.

Baca juga: Yohanis Manibuy: Pemerintah Jamin Kebutuhan Eks OPM yang Kembali ke Pangkuan NKRI

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini memprioritaskan pemerataan pembangunan agar manfaatnya dirasakan masyarakat, baik di pesisir maupun pegunungan.

Namun, sebut Bupati, Jika kondisi keuangan memungkinkan maka pembangunan akan dilanjutkan dari Moskona Barat menuju Moskona Utara hingga menembus wilayah Moskona Utara Jauh.

“Keinginan saya bisa sampai tembus ke wilayah Moskona Utara Jauh, paling tidak sampai Kampung Inofina. Saya beberapa waktu lalu sudah pernah berjalan kaki sampai ke wilayah ini,” kisahnya.

Selain pelebaran jalan Moskona Selatan–Moskona Barat, Pemkab Teluk Bintuni juga berencana membuka akses dari Moyeba menuju perbatasan Kabupaten Maybrat.

Yohanis berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, terutama untuk pembangunan ruas jalan berstatus provinsi dan jembatan.

“Kami membutuhkan dukungan Bapak Gubernur agar beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi, berikut pembangunan jembatan, dapat dibantu sehingga seluruh program pembangunan akses jalan di Teluk Bintuni tersinkronisasi dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Teluk Bintuni Dukung Pendidikan Anak-anak Eks OPM yang Kembali ke NKRI

Yohanis menambahkan, tujuan jangka panjang pembangunan infrastruktur tersebut adalah membuka jalur penghubung antarwilayah guna memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Hal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman.

"Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Teluk Bintuni masih melakukan survei teknis untuk menentukan jalur yang paling layak," ujarnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa Pemerintah juga meminta masukan masyarakat setempat sebagai bagian penting dalam penyusunan rencana.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan menuju Moskona Timur juga masuk dalam agenda pembangunan tahun 2026.

Melalui berbagai proyek strategis, Pemkab Teluk Bintuni berharap konektivitas antarwilayah semakin terbuka, sehingga pemerataan pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat dipercepat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.