Cita Loka Fest 2026: Beragam Inovasi Terbaik Daerah dan Badan Usaha Raih Penghargaan
Content Writer June 25, 2026 05:54 PM

TRIBUNJATIM-TIMUR.COM - Tribun Network sukses menggelar Cita Loka Fest 2026 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Rabu (24/6/2026). Mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri”, ajang ini mempertemukan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, hingga pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Cita Loka Fest 2026 hadir melalui tiga pilar utama, yakni Apresiasi, Temu Lokal, dan Eksibisi Bhakti Lokal. Ketiganya menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat, Tribun Network menganugerahkan penghargaan Cita Apresiasi kepada pemerintah daerah, badan usaha, dan tokoh penggerak keberlanjutan yang dinilai berhasil menghadirkan dampak positif di wilayahnya masing-masing.

Dalam sambutannya, CEO Tribun Network, Dahlan Dahi mengatakan proses penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai indikator yang berfokus pada dampak langsung program terhadap masyarakat.

Menurutnya, Tribun Network mengadopsi pendekatan yang memadukan analisis media, teknologi, dan persepsi publik untuk memotret kinerja daerah secara lebih komprehensif.

“Fokus utamanya adalah memotret program yang berdampak nyata pada masyarakat seperti pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, menekan inflasi, hingga skema creative financing. Melalui jaringan media yang kami miliki, kami mencoba memadukan data kualitatif tersebut dengan analisis berbasis teknologi untuk menyaring persepsi publik secara akurat,” ujar Dahlan.

Ia menjelaskan, Tribun Network juga memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengolah berbagai interaksi pembaca menjadi data yang lebih bermakna dalam proses penilaian.

Menurut Dahlan, pendekatan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang apresiasi kepada daerah-daerah yang memiliki kinerja baik, namun belum banyak mendapatkan sorotan publik.

“Kami ingin meminimalkan risiko distorsi informasi, di mana ada daerah yang terekspos masif namun program nyatanya minim. Fokus kami adalah memberi panggung bagi pemerintah daerah yang benar-benar berprestasi agar bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain, dengan tetap menghargai karakteristik dan perspektif lokal masing-masing daerah,” katanya.

Baca juga: Cita Loka Fest 2026, Kemendagri: Daya Saing Daerah Lahir dari Kekuatan Lokal

Penerima Penghargaan “Cita Apresiasi”

Dalam sesi penganugerahan Cita Apresiasi, sejumlah pemerintah daerah dan perusahaan berhasil meraih penghargaan atas inovasi serta kontribusinya dalam mendorong pembangunan daerah.

Berikut daftar penerima penghargaan Cita Apresiasi 2026:

  • PT Superior Prima Sukses Tbk meraih Anugerah Badan Usaha Penguat Kompetensi Konstruksi Lokal atas kontribusi program ABRI (Aplikator Bata Ringan dan Semen Instan).
  • Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Pengembangan Ekonomi Berbasis Warisan Budaya melalui program Revitalisasi Pulau Penyengat.
  • Pemerintah Kabupaten Maros meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Penguatan Masyarakat Sehat dan Berdaya melalui inovasi SIPAKATAU (Strategi Akselerasi Pencegahan dan Penanganan Tuberkulosis).
  • Pemerintah Kabupaten Batang Hari meraih Anugerah Daerah Penjaga Kesehatan Inklusif Terbaik berkat efektivitas program Dokter Tangguh Batang Hari.
  • Pemerintah Kabupaten Klaten meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Penguatan Ekosistem Pariwisata Digital melalui inovasi Website APIK (Ayo Piknik Klaten).
  • Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Transformasi Rumah Tangga Produktif melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).
  • PT Akulaku Finance Indonesia meraih Kolaborator Badan Usaha Penumbuh Aksi Usaha Lokal melalui program Literasi Keuangan #BeraniBeraksi.
  • Pemerintah Kota Palembang meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Komunikasi yang Menggerakkan Tata Kelola melalui strategi komunikasi Palembang GERCEP (Gerak Cepat).
  • Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Tata Kelola Kolaborasi CSR melalui Forum CSR Jawa Barat.
  • Pemerintah Kabupaten Bulungan meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Inovasi Fiskal Berbasis Ekologi melalui program TAKE Bulungan Hijau (Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi).
  • Pemerintah Kota Denpasar meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Inovasi Kehidupan Kota Digital melalui Aplikasi DPS (Denpasar Prama Sewaka).
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Membangun Tata Kelola yang Mendengar melalui Jakarta Smart City.
  • PAM Jaya meraih Anugerah Badan Usaha untuk Ketahanan Akses Air Bersih Masyarakat melalui program #AirBersihJakarta dan pembagian tangki air gratis.
  • Bank Jakarta meraih Anugerah Badan Usaha Penggerak Keberdayaan Digitalisasi UMKM melalui program Jakpreneur.
  • Pemerintah Kota Makassar meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Membangun Pemerintahan yang Terhubung melalui program Lontara+ (Makassar SuperApps).
  • Pemerintah Kabupaten Takalar meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Inovasi Akses Pemerintahan melalui Takalar One Click.
  • Perumda Air Minum Surya Sembada meraih Anugerah Badan Usaha Terbaik dalam Tata Kelola Layanan Berbasis Data melalui aplikasi Customer Information System (CIS).
  • dr. Ayu Widyaningrum, MM, Master of AAAM, Master of IBAMS, Founder Widya Esthetic Clinic, meraih Anugerah Tokoh Penggerak Inovasi Kesehatan dan Dampak Sosial melalui program literasi kesehatan, perawatan regeneratif, dan imunoterapi.
  • Pemerintah Kabupaten Majalengka meraih Anugerah Daerah Terbaik dalam Keterjangkauan Layanan Publik melalui program MPP PRO (Mal Pelayanan Publik Pasti dan Produktif).

Gubernur Jakarta Pramono Anung di Cita Loka Fest 2026

Salah satu penerima penghargaan yang hadir langsung adalah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia menilai penghargaan Cita Apresiasi menjadi bukti bahwa bahwa pembangunan yang efektif tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah dalam mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat.

“Jadi ini sesuai dengan karakter saya. Saya hampir setiap hari membaca kritik, saran, termasuk yang disampaikan melalui media sosial saya. Termasuk hal-hal yang bersifat kritis,” kata Pramono.

Ia menegaskan, mendengarkan aspirasi masyarakat tidak cukup tanpa diikuti tindakan nyata. Menurutnya,  pemerintah daerah perlu memperkuat respons cepat terhadap berbagai keluhan warga melalui pemanfaatan teknologi dan layanan digital.

Melalui perpaduan ruang dialog, kolaborasi, dan apresiasi, Cita Loka Fest 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya lebih banyak inovasi daerah yang mampu mempercepat pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan merata di seluruh Indonesia.

Baca juga: Gubernur Pramono Anung di Cita Loka Fest 2026, Ungkap Pemanfaatan Teknologi Dalam Konsep Smart City

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.