Viral Marak Aksi Pencurian Tabung Gas di Kalasan Sleman, Polisi Tingkatkan Patroli
Muhammad Fatoni June 25, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aksi pencurian tabung gas di wilayah Kalasan, Kabupaten Sleman, belakangan ini meresahkan warga.

Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun X @merapi_uncover pada Kamis (25/6/2026) siang. 

Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang terduga pelaku membawa kabur tabung gas dari sebuah indekos, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Unggahan tersebut menyebutkan bahwa pelaku memiliki perawakan yang mirip dengan kasus pencurian serupa, meskipun sepeda motor yang digunakan berbeda.

Narasi dalam unggahan tersebut juga mengeklaim, total sudah lebih dari 20 tabung gas milik warga di wilayah tersebut yang hilang. 

"Kejadian lagi min. Baru saja 15 menit yang lalu. Kali ini Maling nya dengan motor yang berbeda, tapi ciri-ciri perawakannnya sama seperti yang di postingan sebelumnya.

Lokasi Indekost Pakdhe, Kalasan.

Kejadian sebelumnya tim POLDA langsung datang cek TKP. Semoga ada yang bisa melacak keberadaan pencurinya. Karena sudah banyak warga sekitar yang juga kehilangan gas, kalau di Total tabung gas hilang di desa ini sudah lebih dari 20.
Source: bggadget.trusted." demikian tulis postingan X @merapi_uncover dilihat Kamis (25/6/2026). 

Baca juga: Pemkab Sleman Luncurkan Sipeduli,  Permudah Aduan Masyarakat Soal Lingkungan Hidup 

Penjelasan Polisi

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, saat dikonfirmasi memberikan penjelasan terkait kasus pencurian tabung gas yang membuat resah warga di Kalasan.

Menurut dia, kejadian pencurian pertama terjadi beberapa waktu lalu, yakni tanggal 7 Mei 2026.

Saat itu petugas kepolisian sudah langsung turun ke lapangan untuk melakukan cek TKP.

Namun, pada saat itu pemilik tabung gas atau korban mengikhlaskan peristiwa pencurian tersebut dan memilih tidak membuat laporan polisi resmi.

Pihaknya mengaku menghormati keputusan korban tersebut.

"Terkait kejadian baru yang kembali ramai di media sosial, pihak kepolisian tetap memantau situasi ini dengan serius. Jajaran kepolisian akan meningkatkan kegiatan patroli dilokasi tersebut, khususnya pada jam pagi hingga siang dan jam rawan di malam hingga dini hari. Ini untuk mengantisipasi terjadinya pencurian, gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Argo. 

Selain patroli rutin, menurut Argo, kepolisian juga akan mengoptimalkan kegiatan pemantauan dan koordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat.

Ia mengimbau kepada pengelola indekost maupun warga sekitar yang mengalami kehilangan untuk segera membuat laporan resmi ke polsek terdekat. 

"Agar kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melakukan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut," kata dia.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.