SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hj Heppy Safriani, S.KM, M.Kes menceritakan perjalanan panjangnya sebagai istri yang berjuang bersama suami tercinta Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad dalam memajukan dan mengembangkan Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan agar setara dengan kebupaten kota lainnya di Sumsel.
Hj Heppy menceritakan awal mula bertemu suami dari kisah ya menjadi bidan desa yang kemudian berjodoh dengan sang suami yang kini dikaruniai dua pasang putri kembar.
Hj Heppy mengisahkan perjuangan jatuh bangun sang suami menjadi politisi hingga bisa memimpin Kabupaten Empat Lawang saat ini.
Ia mengungkapkan bahwa suaminya pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan sebelum kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2018 dan saat ini dipercaya memimpin Kabupaten Empat Lawang.
Namun karena ada sengketa di MK maka batal menjadi bupati.
Perjuangan itu kemudian berlanjut dengan ikut mencalonkan diri lagi bahkan berliku karena Kabupaten Empat Lawang sempat harus melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang menjadi bagian dari proses panjang demokrasi.
Sebagai istri bupati, Heppy Safriani mengaku selalu memberikan dukungan penuh kepada suaminya dalam menjalankan amanah memimpin daerah.
Di sisi lain, ia juga memiliki tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta seorang ibu bagi empat orang putri.
Putri sulungnya telah bekerja, satu putri berprofesi sebagai dokter, satu lainnya menjadi notaris, sementara dua putri kembarnya saat ini masih menempuh pendidikan di fakultas kedokteran.
"Alhamdulillah kami dikaruniai empat orang putri. Mereka menjadi penyemangat dalam kehidupan keluarga kami," ujarnya.
Selain mendampingi suami, Heppy Safriani juga aktif menjalankan berbagai tugas kemasyarakatan sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang, Bunda PAUD, Bunda Literasi, serta sejumlah peran lainnya yang menuntut keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, kesibukan tersebut dapat dijalankan apabila mampu mengatur waktu dengan baik dan tetap menjaga komitmen terhadap setiap tanggung jawab yang diemban.
Ia mengakui bahwa dalam perjalanan menjalankan berbagai peran tersebut pernah merasakan kejenuhan dan kelelahan.
Bahkan, ada kalanya muncul keinginan untuk menyerah.
Namun, semangat untuk melihat masyarakat Kabupaten Empat Lawang semakin maju dan tidak tertinggal dalam berbagai bidang selalu menjadi motivasi untuk terus melangkah.
"Dukungan keluarga, terutama anak-anak, menjadi kekuatan terbesar bagi saya. Mereka selalu mengingatkan bahwa ada tanggung jawab yang harus dijalankan dengan baik. Saya ingin memberikan contoh kepada mereka bahwa jangan pernah menyerah dalam menghadapi persoalan apa pun. Selama kita memiliki niat baik dan tujuan yang jelas, Insya Allah setiap tantangan bisa dilalui," kata Heppy Safriani.
Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh perempuan agar terus bersemangat dalam menjalani kehidupan dan mengembangkan potensi diri.
"Bagi semua perempuan di mana pun berada, teruslah bersemangat, terus berkarya, pantang menyerah, dan raihlah cita-cita setinggi-tingginya," pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Heppy Safriani juga mengapresiasi kegiatan Women Corner yang diselenggarakan Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif karena menjadi wadah berkumpulnya perempuan-perempuan inspiratif dari berbagai profesi, termasuk dari daerah-daerah hingga organisasi tingkat internasional seperti Rotary International.
Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa perempuan dapat terus berkarya kapan saja dan di mana saja tanpa dibatasi usia maupun tempat.
"Acaranya bagus dan kalau bisa menjadi agenda rutin karena sangat bermanfaat sebagai sarana berbagi pengalaman dan inspirasi," tutup Hj Heppy Safriani.