– Legenda hidup sepak bola Korea Selatan, Park Ji-sung, secara terbuka melayangkan kritik tajam menyoroti kekalahan mengejutkan yang dialami negaranya pada laga fase grup Piala Dunia 2026.
Langkah Tim Nasional Korea Selatan dalam mengarungi babak penyisihan grup terpaksa berakhir dengan catatan yang antiklimaks dan mengecewakan publik sepak bola mereka.
Padahal, komposisi skuad Ksatria Taegeuk pada edisi kali ini sejatinya terbilang sangat mewah lantaran banyak dihuni oleh deretan pemain bintang yang merumput bersama klub-klub elite di benua Eropa.
Sebut saja nama bek tangguh Kim Min-jae yang membela Bayern Munchen, Jens Castrop di Borussia Monchengladbach, hingga bintang muda Lee Kang-in yang sukses membawa Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions dua musim beruntun.
Selain deretan pilar muda berbakat tersebut, timnas Korea Selatan juga masih dipimpin langsung oleh sosok pemain terbaik sekaligus kapten andalan mereka di atas lapangan, Son Heung-min.
Namun secara tidak terduga, armada Korea Selatan justru harus puas menyudahi persaingan dengan finis di peringkat ketiga klasemen setelah hanya mampu mengantongi raihan tiga poin dari tiga laga yang dijalani di Grup A.
Son Heung-min dan kawan-kawan tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan tipis saat bersua Republik Ceko dengan skor 2-1.
Sementara pada dua pertandingan krusial lainnya, tim asuhan mereka dipaksa menelan pil pahit akibat menderita kekalahan identik dengan skor tipis 0-1 saat berhadapan dengan Meksiko dan Afrika Selatan.
Hasil minor saat tumbang dari Afrika Selatan jelas menjadi pukulan yang sangat telak sekaligus mengejutkan, mengingat di atas kertas materi pemain Korea Selatan jauh lebih diunggulkan untuk memetik poin penuh.
Imbas dari kekalahan mengejutkan atas Afrika Selatan tersebut kini membuat posisi Korea Selatan berada di ujung tanda, di mana mereka terpaksa harus menunggu hingga hari terakhir fase grup demi mengetahui nasib kelolosan berburu tiket babak 32 besar.