Cerita Unik di Balik Alasan Kiper Rizky Darmawan Bertahan di PSIS
khoirul muzaki June 25, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Ada cerita menarik di balik keputusan kiper PSIS Semarang, Rizky Darmawan, memperpanjang kebersamaannya dengan Laskar Mahesa Jenar pada musim 2026/2027.


Artinya, musim ini akan jadi tahun keempat Rizky Darmawan bersama tim Mahesa Jenar sejak didatangkan pada musim 2023/2024.


Di luar target membawa PSIS promosi ke Superleague, Rizky mengaku keluarganya memiliki ikatan emosional dengan Kota Semarang.


Salah satunya berawal dari nazar sang istri sebelum putra pertama mereka lahir saat kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 tengah berjalan.


Rizky mengungkapkan, dirinya dan sang istri pernah bernazar apabila dikaruniai anak laki-laki yang lahir di Semarang, maka akan diberi nama yang mengandung unsur PSIS.


Nazar itu akhirnya terwujud. Putra pertama mereka lahir di Semarang dan diberi nama Mahjen, yang merupakan kependekan dari Mahesa Jenar, julukan klub kebanggaan masyarakat Kota Semarang, PSIS.


"Karena cinta PSIS dan Semarang. Jadi sempat ada nazar dari istri kalau dapat anak laki-laki di Semarang mau ada nama yang mengandung unsur PSIS. Akhirnya saya kepikiran buat ambil nama Mahjen itu," ujar Rizky kepada Tribunjateng.com, Kamis (25/6/2026).


Menurut Rizky, momen tersebut menjadi salah satu kenangan yang membuat keluarganya semakin nyaman tinggal di Semarang.


Ia mengakui, faktor keluarga menjadi salah satu pertimbangan ketika memutuskan bertahan di PSIS, meski mendapat tawaran dari sejumlah klub Superleague maupun tim Championship.


Hal ini tak lepas dari performa menawan Rizky musim lalu.


"Ada beberapa tawaran dari klub Liga 1 dan Liga 2 musim ini. Setelah berdiskusi dengan keluarga, kita memilih bertahan di Semarang karena nyaman. Alhamdulillah Mahjen juga lahir di Kota Semarang," katanya.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Dua Wanita di Patikraja Banyumas, Pelaku Disoraki Warga


Rizky menambahkan, nazar yang telah terkabul itu memang bukan satu-satunya alasan bertahan. Namun, hal tersebut menjadi bagian dari ikatan emosional keluarganya dengan Kota Semarang.


"Alhamdulillah. Banyak faktor seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, mungkin ini jadi salah satu faktornya juga yang membuat keluarga nyaman," ujarnya.


Selain faktor keluarga, Rizky juga melihat keseriusan manajemen PSIS yang menargetkan promosi ke Superleague.


Ia berharap dapat berkontribusi maksimal untuk membantu Laskar Mahesa Jenar kembali ke kompetisi kasta tertinggi musim depan.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.