TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI- Warga Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) dikejutkan oleh kemunculan seekor ular piton berukuran raksasa, Rabu (24/6/2026).
Reptil dengan panjang sekitar 7 meter tersebut ditangkap warga saat diduga tengah mengintai hewan ternak di area perkebunan setempat.
Penangkapan ular dengan diameter tubuh setara paha orang dewasa ini berlangsung di kawasan perkebunan yang selama ini menjadi lokasi penggembalaan kambing warga.
Bahkan turut terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Seorang pria turut memegang bagian kepala ular piton.
Lakban hitam nampak menempel pada bagian mulut ular.
Ular tersebut berhasil dilumpuhkan oleh sejumlah warga setelah sebelumnya sempat memicu kekhawatiran karena dianggap mengancam keamanan hewan ternak.
Baca juga: 10 Cerita Ngeri Ular Piton Mangsa Manusia hingga Tewas di Sulawesi Tenggara: 5 Tragedi Pulau Buton
Warga setempat, Sarfin, menuturkan bahwa penangkapan ini merupakan respons warga terhadap meningkatnya frekuensi kehadiran satwa liar di area pemukiman dan lahan produktif.
Menurutnya, lokasi penangkapan tersebut memang berada di titik yang kerap digunakan warga untuk menggembalakan ternak.
"Penangkapan ini dilakukan karena kehadiran ular sudah sangat meresahkan. Area ini menjadi jalur yang rawan konflik antara warga dan satwa liar," ujar Sarfin saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com.
Fenomena kemunculan ular piton di Desa Wasilomata belakangan ini diakui warga telah terjadi beberapa kali.
Sarfin menambahkan, teror reptil pemangsa ini bukan kali pertama terjadi dalam waktu dekat.
Beberapa hari sebelumnya, seekor ular dengan jenis dan ukuran serupa bahkan dilaporkan telah memangsa satu ekor kambing milik warga setempat sebelum akhirnya berhasil ditangani.
Besarnya ukuran ular dan frekuensi kemunculannya yang meningkat memicu kerumunan warga di lokasi penangkapan.
Mereka ingin memastikan bahwa ancaman tersebut telah berakhir dan tidak lagi membahayakan ternak maupun aktivitas di perkebunan.
(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)