Menpora Israel Ancam Putus Hubungan dengan AS Karena Perdamaian Iran
Desy Selviany June 25, 2026 08:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Israel Miki Zohar menyatakan bahwa Israel harus memilih tetap bersekutu dengan Amerika Serikat (AS) atau menjadi lawan. 

Pernyataan itu disampaikan Zohar di X miliknya pada Minggu (21/6/2026) jelang kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat di Swiss. 

Di X, Zohar kecewa dengan sikap AS yang memilih berdamai dengan Iran sekalipun proyek nuklir tersebut masih terus berjalan. 

Menurut Israel, rezim Ayatullah di Iran tidak akan menyerah dengan kehancuran Israel.

“Rezim Ayatollah di Iran menyatakan bahwa ia tidak akan pernah menyerah pada kehancuran Israel,” jelasnya. 

Maka menurut Zohar, tidak boleh ada keraguan untuk Israel menuntut AS untuk menyelesaikan hubungan dengan Israel atau membatalkan perjanjian perdamaian tersebut.

“Tidak ada keraguan bahwa Amerika Serikat segera harus memilih antara rezim gelap dan pembunuh ini dengan Negara Israel,” ultimatum Zohar.   

“Dengan pertolongan Tuhan kami akan terus mempertahankan dunia bebas, dengan segala harga,” doanya. 

Baca juga: Bukan Hanya Damai, AS dan Iran Sepakat Jual Beli Produk Pertanian

Diketahui pada akhirnya AS dan Iran memilih melanjutkan negosiasi perdamaian di Iran pada Senin (22/6/2026) tanpa keterlibatan Israel sama sekali. 

Hasil dari negosiasi itu pun positif dengan kedua negara menyepakati dibentuknya Unit Pengendalian Konflik di Lebanon. 

Namun demikian hingga saat ini, Israel terus menggempur Lebanon dan diduga untuk mencederai kesepakatan damai Iran. 

Dimuat Al Mayadeen diskusi sedang berlangsung mengenai potensi kesepakatan gencatan senjata di Lebanon dan penarikan pasukan pendudukan Israel (IOF) dari Lebanon selatan, demikian menurut sumber politik dan keamanan regional kepada Al Mayadeen.

Menurut sumber tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada akhirnya tidak punya pilihan selain menerima gencatan senjata berdasarkan nota kesepahaman yang ada.

Selain itu di retorika garis keras dari pihak Israel mencerminkan persiapan untuk fase perkembangan selanjutnya.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan terbaru dari para pejabat Israel mencerminkan kemunduran politik dan militer, serta perpecahan internal dalam kepemimpinan Israel.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.