Dua Gempa Dahsyat di Venezuela: Sinyal Hilang, Listrik Padam, Komunikasi Lumpuh Total
Tribun-video June 25, 2026 09:42 PM

Gempa bumi kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) malam memicu kerusakan luas sekaligus melumpuhkan jaringan komunikasi di berbagai wilayah negara tersebut.

Menurut laporan Associated Press (AP), gempa memicu pemadaman listrik serta lumpuhnya jaringan telepon seluler di Caracas dan sejumlah wilayah lainnya.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan menghubungi keluarga mereka di tengah situasi darurat yang masih berlangsung.

Lumpuhnya komunikasi membuat jutaan warga Venezuela, termasuk 7,7 juta diaspora, kesulitan memperoleh kabar dari keluarga mereka.

Gempa terjadi saat Venezuela sedang memperingati hari libur nasional yang menandai kemenangan militer tahun 1821 dalam perjuangan kemerdekaan dari Spanyol.

Karena sebagian besar warga berada di rumah, banyak yang harus mengungsi secara mendadak ketika perabotan dan dinding bangunan mulai runtuh.

Kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Chacao, bagian dari wilayah metropolitan Caracas.

Wali Kota Chacao, Gustavo Duque Saez mengatakan, sedikitnya dua bangunan runtuh total akibat gempa tersebut.

Menurut Duque, hingga kini 18 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup.

Lebih dari 500 petugas darurat juga masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi terdampak.

Duque menambahkan, masih terdapat sejumlah bangunan lain yang mengalami gangguan struktur dan berpotensi membahayakan penghuninya.

Pemerintah setempat mendirikan pusat darurat di Plaza Altamira dan Plaza Los Palos Grandes untuk membantu warga mencari anggota keluarga yang hilang.

Posko tersebut juga menyediakan air, tempat berlindung, dan layanan informasi bagi warga terdampak.

Sementara itu, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan pascagempa di Venezuela ini.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah menjelaskan, KBRI Caracas telah melakukan langkah cepat untuk memastikan kondisi para WNI yang berada di negara tersebut. Seuruh WNI yang berada di Venezuela dipastikan dalam kondisi aman.

Selain memastikan keselamatan WNI, KBRI Caracas juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas diplomatik Indonesia di Venezuela.

KBRI Caracas telah membuka jalur komunikasi darurat dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi di lapangan, termasuk pemutakhiran kondisi WNI secara berkala.

KBRI juga terus mencermati informasi resmi pemerintah Venezuela terkait kemungkinan gempa susulan maupun potensi ancaman di wilayah pesisir.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.