Wali Kota Damar Ajak Anak PMKS Kota Magelang Tetap Sekolah dan Percaya Masa Depan Bisa Diubah
Joko Widiyarso June 25, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengingatkan anak-anak penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) agar tidak menjadikan kondisi hidup sebagai batas untuk meraih cita-cita.

Menurutnya, masa depan tetap bisa diubah selama ada kemauan untuk belajar dan terus berjuang.

Pesan itu disampaikan Damar saat menghadiri Workshop Peningkatan Kapasitas Anak yang digelar Dinas Sosial Kota Magelang di Ballroom Trio Front One Resort, Kamis (25/6/2026).

Sebanyak 50 anak usia 13–16 tahun dari sembilan kelurahan di Kota Magelang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan anak-anak yang masuk kategori PMKS dan mendapat pendampingan melalui program sosial Pemerintah Kota Magelang.

Dalam kesempatan itu, Damar menekankan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Jangan pernah merasa kalah hanya karena keadaan. Kita tidak bisa memilih lahir dari keluarga seperti apa, tetapi kita bisa menentukan akan menjadi seperti apa di masa depan,” kata Damar.

Suasana sempat berubah serius ketika Damar mengetahui ada peserta yang sudah tidak melanjutkan pendidikan. Ia langsung meminta jajaran terkait melakukan pendampingan agar anak tersebut tetap bisa memperoleh akses pendidikan.

Menurutnya, sekolah bukan hanya soal memperoleh ijazah, tetapi membuka peluang hidup yang lebih luas.

“Kalau belum bisa sekolah formal, masih ada kejar paket. Yang penting jangan berhenti belajar. Pendidikan itu salah satu jalan paling nyata untuk memperbaiki kehidupan,” ujarnya.

Damar juga membagikan kisah hidupnya yang tumbuh dari keluarga sederhana dan terbiasa bekerja keras sejak usia muda. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi pelajaran bahwa keberhasilan tidak datang secara instan.

“Tidak ada masa depan yang datang sendiri. Semua harus diperjuangkan dengan disiplin, kerja keras, dan semangat belajar,” tuturnya.

Kebiasaan positif sejak dini

Selain soal pendidikan, Damar mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan pergaulan dan membangun kebiasaan positif sejak dini.

Ia mengajak anak-anak menjauhi tindakan yang merugikan diri sendiri dan mulai membentuk karakter yang peduli terhadap orang lain.

“Jangan hanya berpikir apa yang bisa didapat. Mulailah berpikir apa yang bisa diberikan untuk orang lain. Di situ nilai seseorang akan terlihat,” katanya.

Menurut Damar, kesuksesan tidak selalu identik dengan kekayaan atau jabatan tinggi.

“Orang yang berhasil adalah orang yang hidupnya bisa memberi manfaat bagi lingkungan dan orang-orang di sekitarnya,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso yang turut hadir juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus menjaga semangat dan tidak takut memiliki cita-cita besar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Magelang Bambang Nuryanta menjelaskan kegiatan workshop dirancang untuk memperkuat karakter, keterampilan sosial, kemampuan berpikir, serta membangun rasa percaya diri anak-anak.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk intervensi edukatif agar anak-anak memiliki bekal menghadapi tantangan di masa depan.

“Harapannya mereka tidak hanya tumbuh secara akademis, tetapi juga memiliki mental yang kuat, percaya diri, dan mampu mandiri,” kata Bambang.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Magelang berharap anak-anak PMKS semakin yakin bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mewujudkan cita-cita.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.