BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim gabungan Sat Polairud Polres Bangka dan Dit Polairud Polda Babel, melakukan operasi penertiban tegas terhadap belasan Ponton Isap Produksi (PIP) yang beroperasi di luar area IUP PT Timah Tbk, Kamis (25/6/2026) siang.
Penertiban dilakukan dikarenakan aktivitas penambangan timah ilegal telah mendekati bibir pantai dan mengancam fasilitas pendidikan di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel).
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bangka, AKP Astrian Tomi, bersama Kasat Polairud, AKP Arief Fabillah dan sejumlau anggota ini merupakan respons cepat atas keresahan civitas akademika Polman Babel.
Penambangan yang terlalu dekat dengan bibir pantai ini dinilai tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar, tetapi juga memicu ancaman serius berupa abrasi yang membahayakan pagar pembatas kampus.
Dalam operasi senyap oleh timgab, petugas berhasil menemukan tujuh unit PIP yang tengah asyik beroperasi di luar zona yang ditentukan, serta satu unit ponton manual.
Tanpa kompromi, seluruh armada tersebut langsung ditarik paksa menuju Pos Penimbangan PT Timah Tbk Air Kantung sebagai barang bukti.
Tidak berhenti di sana, aparat juga mengamankan para pemilik serta pekerja tambang tersebut. Mereka langsung digelandang ke Mako Sat Polairud Polres Bangka untuk menjalani pemeriksaan intensif.
AKP Astrian Tomi menegaskan, langkah ini adalah bukti kehadiran negara dalam menjaga ketertiban lingkungan sekaligus merespons keluhan masyarakat.
"Kegiatan ini adalah bentuk respons tegas terhadap laporan masyarakat, aktivitas tambang di luar zonasi ini sudah melampaui batas dan mengganggu fasilitas publik serta kegiatan pendidikan," tegas AKP Tomi.
"Kami tidak akan membiarkan praktik pertambangan yang melanggar ketentuan beroperasi seenaknya," sambungnya.
Polres Bangka memastikan akan terus memperketat pengawasan di pesisir Air Kantung guna mencegah kembali maraknya aktivitas penambangan liar yang merusak lingkungan serta fasilitas pendidikan.
Namun, belum diketahui secara detail apakah hanya ponton saja yang diamankan timgab atau ada pekerja tambang yang diamankan dilokasi. (Bangkapos.com/Adi Saputra).