Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Hunian sementara (Huntara) di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh rusak diterjang angin puting beliung.
Namun sejauh ini jumlah yang rusak masih dalam pendataan yang peristiwa tersebut terjadi, Kamis (25/6/2028) sekitar pukul 16.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa yang merupakan korban bencana alam yang dalam musibah angin puting beliung itu.
Selain Huntara milik warga yang rusak diterjang angin puting beliung tersebut, kini salah satu bangunan tempat ibadah di lokasi yang sama berupa Mushalla juga rusak.
Hal itu dibenarkan salah satu relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gayo Lues Abd Rauh kepada TribunGayo.com, Kamis (25/6/2026).
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung di lokasi Huntara Desa Rigeb Kecamatan Dabun Gelang tersebut, namun warga atau penghuni Huntara sempat panik saat peristiwa itu," ujarnya.
Ia mengatakan, kini jumlah Huntara yang rusak diterjang angin puting beliung di Desa Rigeb sekitar 5 unit atau kopel.
Selain itu juga sebuah bangunan musholla juga mengalami kerusakan.
"Bahkan ada beberapa kopel (Huntara) lainnya juga mengalami kerusakan ringan," jelasnya.
Diakuinya, warga panik di Huntara rusak diterjang angin puting beliung, kini warga sekitar di Desa Aih Bobo juga sedang panik dan mengungsi.
Hal ini setelah terjadi curah hujan tinggi dan air sungai Aih Bobo juga mulai naik kembali.
Seperti diketahui, Hunian Sementara (Huntara) untuk korban banjir bandang di Desa Rigeb Kecamatan Dabun Gelang di Kabupaten Gayo Lues, diresmikan pada Selasa (17/2/2026).
Peresmian oleh Bupati Gayo Lues didampingi unsur Forkompinda lainnya yang diserahkan dari Pemerintah Pusat oleh kepala BNPB yang diwakili oleh Kheirawan kepada pemerintah daerah tersebut.
Penyerahan kunci Huntara di Desa Rigeb dan peresmian secara simbolis tersebut dengan jumlah sebanyak 133 unit.
Turut dihadiri sejumlah kepala SKPK di lingkungan Pemkab Gayo Lues dan sejumlah Camat serta para Kepala Desa di Kecamatan Dabun Gelang itu juga dihadiri oleh korban banjir bandang dari Desa Rigeb itu.
Kepala BNPB diwakili oleh Kapusdiklat Kheirawan mengatakan, pemerintah pusat sebelumnya telah menjanjikan pembangunan Huntara akan rampung dan diserahkan kepada masyarakat.
"Diupayakan sebelumnya memasuki bulan suci Ramadan, Alhamdulillah kini sudah diresmikan dan diserahkan," ujarnya.
BNPB mengakui bahwa, huntara di Kabupaten Gayo Lues dibangun di 15 titik dengan lokasi terpisah yang tersebar di tujuh kecamatan.
Jumlah bangunan Huntara total di Kabupaten Gayo Lues dibangun sebanyak 1.179 unit.
Bangunan Huntara sebagai bentuk bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat kepada korban banjir bandang dan tanah longsor yang dibangun dan dilengkapi fisiknya seperti toiletnya dan kini sedang membutuhkan untuk pemasangan air bersih dan jaringan listriknya.
"Rumah warga yang hanyut dan rusak berat akibat banjir bandang yang terjadi dua bulan lalu, kini pemerintah memberikan bantuan bangunan Huntara dan bantuan bangunan tetap di kabupaten itu," sebutnya.(*)
Baca juga: Warga Gayo Lues Tempati Hunian Sementara BNPB di Desa Rigeb