Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa keberadaan jentik nyamuk di lingkungan rumah sebagai upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Pasalnya, jentik nyamuk penyebab DBD umumnya berkembang biak di tempat-tempat yang menampung air bersih di lingkungan rumah tangga.
Oleh krena itu, warga diminta secara rutin memeriksa berbagai sudut rumah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Baca juga: Tak Lolos SMP Negeri? Ini Daftar 94 SMP Swasta Penerima Bantuan Pendidikan di Tangsel
"Di bawah dispenser yang ada airnya, di bawah kulkas, di bak mandi, dan tempat-tempat lainnya. Nah, ini harus menjadi gerakan bersama," kata Benyamin, saat diwawancarai di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Kamis (25/6/2026).
Benyamin mengatakan, upaya pengendalian DBD di Kota Tangerang Selatan telah dilakukan secara sistematis selama bertahun-tahun.
Salah satunya melalui pembentukan kelompok Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang berawal dari inisiatif masyarakat di Kecamatan Pamulang pada 2016.
Dari upaya tersebut, lanjut Benyamin, wilayahnya pun berhasil menekan angka kematian akibat DBD menjadi nol sejak tahun 2024.
"Ini adalah akumulasi dari seluruh kolaborasi antara pemerintah, petugas kesehatan, masyarakat, kemudian juga lurah, RW, dan RT, yang alhamdulillah hasilnya angka keterjangkitan DBD di Tangerang Selatan terus cenderung menurun," ujarnya.
"Yang memang itu (angka terjangkit DBD) tidak bisa kita nol kan, hanya bisa kita batasi. Tapi yang bisa kita nol kan adalah angka kematian akibad DBD-nya," jelas Benyamin.
Ia pun berharap, kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memantau keberadaan jentik nyamuk terus meningkat sehingga kasus DBD di Kota Tangerang Selatan dapat terus ditekan.