Semarak 10 Muharram, Masjid Agung Palembang Bagikan 1.977 Paket Bubur Asyura ke Anak Yatim & Jemaah
Moch Krisna June 25, 2026 11:32 PM

 






TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG
– Menyemarakkan peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah, Yayasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikramo Palembang menggelar aksi sosial dengan membagikan 1.977 paket bubur Asyura kepada anak yatim dan warga di lingkungan masjid, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi momen spesial karena untuk pertama kalinya Masjid Agung Palembang secara mandiri memproduksi dan membagikan bubur khas kaya rempah tersebut dalam skala besar.

Pantauan di lapangan sejak pukul 07.00 WIB, suasana hangat gotong royong sudah terasa di area parkir motor samping pos sekuriti Masjid Agung. Pengurus masjid dan panitia tampak sibuk menyiapkan dua dandang besar yang digunakan untuk memasak. Proses memasak ini membutuhkan bahan baku yang tidak sedikit, di antaranya, beras 80 kilogram, daging 30 kilogram, bumbu rempah-rempah khas Palembang.

Proses pengolahan yang memakan waktu berjam-jam tersebut dipimpin langsung Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang, Kemas Iqbal Hasan Zainal. Tampak Iqbal mengaduk aduk bubur yang sudah hampir masak.

Kemas Iqbal Hasan Zainal mengatakan, aksi berbagi bubur Asyura ini merupakan sebuah terobosan baru dalam rangkaian peringatan 10 Muharram di Masjid Agung.

"Tahun ini kita perdana membuat bubur Asyura. Selama ini kita hanya membagikan bantuan kepada anak yatim setiap 10 Muharram. Nah, tahun ini selain memberikan santunan, mereka juga kita beri bubur Asyura," ujar Iqbal kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com.

Iqbal menambahkan, dari total bahan baku yang dimasak, panitia berhasil mengemas sekitar 1.977 kotak bubur yang siap edar. Pihak yayasan berkomitmen untuk menjadikan tradisi pembuatan bubur Asyura ini sebagai agenda tahunan tetap ke depannya.
"InshaAllah ini akan jadi agenda tahunan ke depannya," tandas Iqbal.

Setelah melalui proses memasak yang panjang sejak pagi, ribuan paket bubur Asyura tersebut mulai didistribusikan pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB atau menjelang waktu salat Ashar.
Pembagian bantuan santunan dan paket bubur yang menyasar anak Yatim yang sudah duduk rapi di ruang samping masjid Agung dan jemaah masjid berjalan dengan tertib dan lancar. 
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur, tetapi juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Di Kota Palembang sendiri, tradisi membagikan bubur Suro atau bubur Asyura memang sudah melekat kuat di tengah masyarakat. Selain di Masjid Agung, kegiatan serupa juga jamak dijumpai sebagai rutinitas tahunan di berbagai kawasan pemukiman dan masjid-masjid lainnya di Bumi Sriwijaya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.