Piala Dunia FIFA: Assim Madibo dari Qatar Dilarang Bermain Lima Laga Akibat Tekel yang Mematahkan Kaki Lawan
Aurora Nightingale June 26, 2026 02:58 AM

FIFA menjatuhkan hukuman tegas terhadap pelanggaran berat di lapangan. Gelandang Qatar, Assim Madibo, dijatuhi sanksi larangan bermain sebanyak lima pertandingan pada Rabu oleh badan pengatur sepak bola dunia setelah melakukan tekel mengerikan yang menyebabkan patahnya kaki gelandang Kanada, Ismael Koné, dalam laga penyisihan grup Piala Dunia.

Pemain Qatar berusia 28 tahun itu langsung diganjar kartu merah akibat tekel berbahaya dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak Kanada 6-0 atas Qatar di Stadion BC Place pada Kamis lalu. Komite Disiplin FIFA mengonfirmasi bahwa hukuman berat tersebut diberikan karena pelanggaran serius, dan menambahkan bahwa keputusan tersebut masih dapat diajukan banding.

Peristiwa tragis

Malam yang seharusnya menjadi momen bersejarah bagi Kanada, dengan kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia, berubah menjadi suram akibat cedera parah yang menimpa Koné. Gelandang AC Milan itu dijegal dari belakang pada menit ke-51, membuat kaki kirinya terjepit di bawah tubuhnya sendiri akibat tekel tersebut.

Pemain dari kedua tim segera memanggil tim medis dengan panik ketika Koné terbaring kesakitan di atas lapangan, menutupi mulutnya menahan nyeri hebat. Gelandang muda itu kemudian dibawa keluar dengan tandu dan segera menjalani operasi darurat untuk memperbaiki patah tulang tibia dan fibula di kaki kirinya.

Madibo yang tampak terpukul menyadari seketika besarnya dampak dari tekel tersebut, dan setelah peluit panjang berakhir, ia menghampiri Koné secara langsung untuk meminta maaf. Bintang Kanada itu kemudian menulis ucapan terima kasih kepada para penggemar di Instagram, mengatakan: “Kalian tidak bisa membayangkan betapa bersyukurnya saya kepada semua orang yang telah menghubungi dan mendoakan saya.”

Preseden ketat

Meski larangan bermain lima pertandingan tergolong jarang dalam sejarah turnamen modern, sanksi ini bukanlah yang paling berat yang pernah dijatuhkan FIFA. Rekor tertinggi masih dipegang oleh striker Uruguay, Luis Suárez, yang dijatuhi hukuman sembilan pertandingan internasional dan larangan bermain selama empat bulan karena menggigit pemain Italia, Giorgio Chiellini, pada Piala Dunia Brasil 2014. Sebelumnya, bek Italia Mauro Tassotti juga pernah menerima larangan bermain delapan pertandingan pada tahun 1994 setelah menyebabkan patahnya hidung penyerang Spanyol, Luis Enrique, akibat sikutan.

Asosiasi Sepak Bola Qatar hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut, sementara Kanada harus menghadapi kenyataan pahit untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia impian tanpa motor utama lini tengah mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.