Norwegia Membawa Makanan Sendiri ke Piala Dunia — Tapi Alasannya Bukan Seperti yang Anda Pikirkan
Hendra Wijaya June 26, 2026 04:04 AM

Kembalinya tim nasional Norwegia ke Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun diwarnai dengan munculnya berbagai informasi keliru di dunia maya. Sebuah kabar palsu yang beredar luas menyebutkan bahwa tim tersebut membawa makanan sendiri ke Amerika Serikat karena tidak mempercayai makanan lokal di sana.

Tuduhan yang menyebar di media sosial itu mengklaim bahwa tim nasional sepak bola putra Norwegia, yang bermarkas di Greensboro, Carolina Utara, mengirim pasokan makanan dalam jumlah besar dari tanah air untuk menghindari konsumsi bahan pangan lokal. Namun, pernyataan tersebut sepenuhnya tidak benar.

Memang benar bahwa beberapa produk makanan diimpor dari Norwegia, tetapi alasan di balik keputusan itu sama sekali tidak berkaitan dengan masalah kualitas makanan lokal.

Menurut juru masak kepala tim, Aron Espeland, praktik tersebut merupakan hal yang umum dilakukan oleh atlet elit untuk menjaga konsistensi pola makan pemain serta memberikan rasa nyaman berupa 'cita rasa rumah' selama turnamen yang menuntut kondisi fisik dan mental tinggi.

Espeland menjelaskan: "Ketika atlet berkompetisi di level tertinggi, konsistensi sangat penting. Para pemain terbiasa dengan produk dan cita rasa tertentu, dan makanan yang familiar dapat berkontribusi terhadap nutrisi serta kesejahteraan secara keseluruhan selama kompetisi yang berat."

Norwegia telah memastikan tempat di babak gugur Piala Dunia.

Ia menambahkan bahwa pengalaman memasak di Amerika Serikat sejauh ini sangat baik, dengan akses terhadap "bahan-bahan lokal berkualitas tinggi" yang dikombinasikan dengan pilihan dari Norwegia untuk menciptakan "kontinuitas dan rasa seperti di rumah bagi para pemain selama turnamen."

Bertentangan dengan klaim online yang menyebut 1.000 kilogram, Espeland menegaskan bahwa jumlah makanan impor sebenarnya sekitar 580 kilogram. Rinciannya terdiri dari 300 kilogram salmon dan trout Norwegia, 100 kilogram halibut, 80 kilogram keju cokelat khas Norwegia, serta 100 kilogram keju Jarlsberg.

Selain itu, meskipun ada unggahan di media sosial yang menyebut sebaliknya, tim tidak membawa jeruk dari Norwegia. Para pemain disajikan jus jeruk segar setiap hari yang dibuat dari jeruk Amerika hasil panen lokal.

Membawa koki khusus dan bahan makanan tertentu ke ajang internasional merupakan praktik umum di kalangan tim olahraga papan atas. Sebagai contoh, Argentina dan Uruguay diketahui membawa ribuan pon daging ke Qatar untuk Piala Dunia 2022, sementara tim Amerika Serikat pada Piala Dunia 2014 di Brasil membawa bahan pokok seperti oatmeal, sereal Cheerios, selai kacang, dan saus steak A1.

Pakar gizi menegaskan bahwa langkah seperti ini adalah standar bagi atlet elit yang bertanding di luar negeri. Rafaela G. Feresin, profesor madya bidang nutrisi di Universitas Negeri Georgia, menjelaskan: "Menafsirkan praktik ini sebagai ketidakpercayaan terhadap sistem pangan negara tuan rumah adalah kesalahpahaman terhadap tujuan nutrisi kinerja tinggi."

Ia menambahkan: "Tujuannya bukan untuk menilai kualitas makanan lokal; melainkan untuk menghilangkan variabilitas yang tidak perlu selama kompetisi. Membawa koki dan bahan makanan yang sudah dikenal ke turnamen besar adalah bagian dari logistik berbasis kinerja yang umum dilakukan."

Amy Goodson, ahli diet olahraga yang berpengalaman bekerja dengan tim profesional, memiliki pandangan serupa. Ia menyatakan bahwa membawa makanan sendiri lebih berkaitan dengan "pengendalian, konsistensi, dan performa," bukan karena ketidakpercayaan terhadap makanan setempat.

Goodson menekankan: "Nutrisi adalah variabel performa di level Piala Dunia. Para atlet ini berlatih, bepergian, dan bertanding dengan intensitas luar biasa... Apa yang mereka makan secara langsung memengaruhi ketersediaan energi, tingkat hidrasi, pemulihan, fungsi kekebalan tubuh, hingga pengambilan keputusan di lapangan."

Ia menambahkan: "Ketika margin kemenangan sangat tipis, konsistensi dalam asupan nutrisi menjadi sangat krusial."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.