TRIBUNPALU.COM, PALU – Massa menggelar kampanye bertajuk penolakan terhadap LGBT di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Kamis (25/6/2026) malam, berencana melanjutkan aksi dengan menyampaikan aspirasi ke DPRD Sulteng dan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Rencana tersebut disampaikan panitia di penghujung kegiatan dihadiri ratusan warga dan didominasi kalangan anak muda.
Sebelum aksi digelar, panitia akan mengadakan konsolidasi lanjutan usai salat Jumat guna mematangkan persiapan.
Baca juga: BPBD Palu Uji Coba Sirene EWS Tsunami Rutin Setiap Tanggal 26, Warga Diimbau Tak Panik
"Konsolidasi akan dilakukan setelah salat Jumat sebagai persiapan aksi penyampaian aspirasi," ujar panitia di hadapan peserta.
Aksi lanjutan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan diawali dengan kampanye terbuka di Lapangan Vatulemo.
Dalam kegiatan itu, peserta membentangkan spanduk bertuliskan Aliansi Masyarakat Tolak LGBT dan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.
Selain itu, peserta mengikuti diskusi terbuka membahas pandangan mereka terkait isu LGBT. Sejumlah influencer dan anggota DPRD Palu juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut.
Inisiator kampanye, Muamar Khadafi, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait fenomena LGBT menurutnya perlu menjadi perhatian.
"Aliansi masyarakat Sulawesi Tengah dengan tegas menolak LGBT," katanya.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Ratusan Warga Kota Palu Gelar Kampanye Tolak LGBT di Lapangan Vatulemo
Panitia berharap aksi lanjutan di depan DPRD Sulteng dan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah dapat menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah. (*)