Jalan Samping Kantor DPRD Pasangkayu Rusak Parah Resahkan Warga
Abd Rahman June 26, 2026 12:04 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Kondisi Jalan Abdul Muiz, tepat di samping Kantor DPRD Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, semakin memprihatinkan usai diguyur hujan deras beberapa hari terakhir.

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Jumat (26/6/2026), kerusakan jalan terlihat semakin parah.

Sejumlah lubang baru bermunculan di berbagai titik, sementara lubang-lubang lama bertambah besar dan dalam, terutama di bagian tengah badan jalan yang menjadi jalur utama kendaraan melintas.

Sisa genangan air hujan masih terlihat mengisi beberapa lubang.

Baca juga: Tradisi Mappasagena 10 Muharram Lesu, Pedagang di Pasar Topoyo Sebut Dampak Harga Sawit Tak Stabil

Baca juga: Wabup Majene Apresiasi PKM UT Majene Lahirkan Rekomendasi Berbasis Riset untuk Fondasi Kebijakan

Permukaan jalan tampak tidak rata, dipenuhi batu kerikil yang terlepas dari lapisan aspal dan berserakan hingga ke jalan poros Pasangkayu.

Kondisi tersebut membuat badan jalan terlihat kasar, berlumpur, dan licin di beberapa titik. Di sisi kiri dan kanan jalan juga tampak becek akibat air yang kerap menggenang setelah hujan turun.

Aspal yang sebelumnya beberapa kali ditambal kini kembali rusak. Bekas tambalan terlihat bergelombang dan mulai terkelupas sehingga tidak lagi mampu menahan beban kendaraan yang setiap hari melintas.

Kerusakan jalan ini sudah lama dikeluhkan warga sekitar. Meski telah beberapa kali dilakukan penambalan, perbaikan dinilai tidak bertahan lama karena jalan tersebut hampir setiap kali hujan selalu tergenang air dalam waktu cukup lama.

Rahma, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, mengatakan kondisi jalan tersebut sering membahayakan pengendara, terutama saat hujan deras.

"Sudah beberapa kali pengendara jatuh di sini. Kalau banjir, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Banyak yang baru sadar setelah roda motornya masuk lubang," katanya.

Menurutnya, Jalan Abdul Muiz merupakan akses yang cukup padat setiap hari. Selain menjadi jalur penghubung ke jalan poros, ruas jalan tersebut juga dilalui para pegawai yang hendak menuju kompleks perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan pelataran Kantor Bupati Pasangkayu.

Pada jam masuk dan pulang kerja, arus kendaraan di lokasi itu meningkat sehingga kerusakan jalan semakin berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar penambalan sementara yang mudah rusak kembali ketika hujan turun.

Mereka juga meminta sistem drainase di sekitar jalan dibenahi agar air hujan tidak lagi menggenang dalam waktu lama yang diduga menjadi salah satu penyebab utama cepat rusaknya konstruksi jalan.

"Harapan kami jalan ini segera diperbaiki dengan kualitas yang baik supaya aman dilalui masyarakat. Jangan hanya ditambal, karena setiap hujan rusak lagi dan lubangnya semakin besar," ujar Rahma.(*)


Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.