Stargazing di The Pinnacles, Cara Terbaik Menikmati Langit Australia Barat
GH News June 26, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Pesona The Pinnacles di Australia Barat tidak berhenti saat matahari tenggelam di balik cakrawala. Justru setelah gelap, langit gurun ini menyuguhkan pertunjukan bintang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Setelah menjelajahi gurun pasir dengan batu-batu di tengahnya ala masuk ke planet lain hingga matahari terbenam, kegelapan di The Pinnacles menyuguhkan pesona lain. Pemandu wisata, Alicia, mengajak seluruh peserta tur untuk mendongakkan kepala ke atas.

Tanpa gangguan polusi cahaya kota, langit malam di The Pinnacles tampil begitu spektakuler. Ribuan bintang bertaburan memenuhi langit, menciptakan pemandangan yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan. Satu per satu rasi bintang ditunjukkan oleh Alicia, lengkap dengan kisah dan perannya sebagai penunjuk arah bagi para pelaut dan penjelajah pada masa lalu.

"Orang zaman dulu menggunakan rasi bintang ini sebagai petunjuk arah. Itu lihat ada bermacam-macam rasi bintang di langit," kata Alicia sembari menunjuk dengan laser ke langit kepada peserta tur pada akhir Mei lalu.

Stargazing di Pinnacles View, Australia BaratStargazing di Pinnacles View, Australia Barat (Femi Diah/detikcom)

Pengalaman itu semakin berkesan ketika seluruh lampu dimatikan. Dalam sekejap, gurun berubah menjadi ruang gelap alami yang hanya diterangi cahaya bintang. Tak ada suara selain embusan angin yang sesekali melintasi hamparan pasir dan batu kapur.

Di tengah keheningan tersebut, langit malam memperlihatkan pesonanya secara maksimal. Ribuan bintang tampak begitu jelas dengan mata telanjang. Beberapa peserta bahkan memanfaatkan teleskop yang dibawa dari Perth untuk mengamati objek-objek langit secara lebih dekat.

Alicia dan tim bahkan membawa teropong agar peserta tur kali ini bisa menyaksikan bintang terasa lebih dekat.

Stargazing di The Pinnacles di Australia BaratStargazing di The Pinnacles di Australia Barat (Femi Diah/detikcom)

Momen sederhana tetapi magis itu menjadi penutup sempurna bagi perjalanan sehari penuh di The Pinnacles Desert. Tak lama kemudian, para peserta kembali menaiki bus untuk pulang ke Perth.

Stargazing di Pinnacles View, Australia BaratStargazing di Pinnacles View, Australia Barat (Femi Diah/detikcom)

"Silakan istirahat. Saya akan membawa kalian kembali ke Perth dengan aman," ujar Alicia sebelum perjalanan dimulai.

Bus pun melaju membelah malam menuju Perth, meninggalkan lanskap gurun yang dipenuhi batu-batu unik dan langit berbintang yang seolah berasal dari dunia lain.

Femi Diah
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.