Penampakan Venezuela dari Udara Usai Diguncang Gempa Kembar 7,5 Magnitudo
Desy Selviany June 26, 2026 02:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Terekam kondisi Venezuela yang mengenaskan usai diguncang gempa kembar 7,2 magnitudo dan 7,5 magnitudo pada Rabu (24/6/2026) sore waktu setempat. 

Terlihat dari pantauan udara bangunan tinggi di Venezuela rata dengan tanah hanya menyisakan puing-puing.

Kondisi terparah terjadi di La Guaira yang sangat dekat dengan titik gempa. 

Terlihat hotel berbintang di wilayah tersebut rata dengan tanah hanya menyisakan beberapa kolam renang. 

Disebutkan wilayah La Guaira yang berpasir memudahkan hampir semua bangunan roboh. 

Dimuat CNN Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengunjungi negara bagian La Guaira pada hari Kamis (25/6/2026).

Lokasi ini merupakan daerah yang paling terdampak oleh gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara itu.

Menurut pernyataan tersebut, Rodríguez memimpin pertemuan dengan para pejabat di La Guaira untuk menilai situasi dan menekankan bahwa prioritasnya.

Pemerintah Venezuela akan memprioritaskan evakuasi warga terlebih dahulu dan membantu para pengungsi.

“Difokuskan pada percepatan pengambilan keputusan operasional untuk melindungi nyawa penduduk dan membantu keluarga yang terkena dampak,” kata dia. 

“Sebagai bagian dari rencana darurat multi-sektor, pihak berwenang telah memerintahkan pengerahan alat berat dan distribusi prioritas pasokan kebutuhan pokok seperti air minum, makanan, kasur, dan selimut kepada mereka yang terdampak. Tim penyelamat, manajemen risiko, dan bantuan sosial tetap dikerahkan di lapangan di bawah skema koordinasi terpadu untuk menjamin perlindungan masyarakat Guairá selama keadaan darurat ini,” demikian pernyataan tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello, Ketua Majelis Nasional Jorge Rodríguez, dan para komandan militer.

Baca juga: Detik-detik Evakuasi Menegangkan Korban Gempa Venezuela

Sebelumnya Venezuela diguncang gempa kembar yang besar pada Rabu sore waktu setempat.

Gempa pertama berkekuatan 7,2 magnitudo dan beberapa detik kemudian disusul gempa 7,5 magnitudo. 

Akibat gempa besar yang terjadi berdekatan itu sejumlah bangunan di Venezuela pun roboh. 

Survei Geologi AS (USGS) memberikan perkiraan tentang potensi kerusakan ekonomi dan korban jiwa di wilayah tersebut.

Diperkirakan jumlah korban jiwa yang paling mungkin terjadi berkisar antara 10.000 hingga 100.000 orang.

Ini bukanlah angka pasti mengenai jumlah orang yang mungkin meninggal - jumlahnya bisa lebih tinggi atau lebih rendah.

USGS menerbitkan angka ini untuk membantu petugas tanggap darurat, lembaga pemerintah, dan media memahami seberapa signifikan potensi peristiwa ini dan mengerahkan sumber daya secara efektif.

Organisasi tersebut menggunakan sesuatu yang disebut sistem PAGER untuk menghitung angka ini.

Metode ini mempertimbangkan banyak faktor, termasuk besarnya gempa, seberapa dalam gempa bermula di bawah permukaan, seberapa besar guncangan tanah, dan jumlah penduduk di daerah tersebut yang mungkin terkena dampaknya. 

Kemudian, berdasarkan gempa bumi sebelumnya dengan karakteristik serupa, metode ini memberikan angka perkiraan.

Namun, banyak faktor lain yang berperan dalam potensi cedera dan kematian, termasuk kualitas bangunan dan waktu kejadian.

Jika orang-orang sedang tidur ketika gempa bumi terjadi, kemungkinan mereka tidak dapat melakukan evakuasi akan meningkat.

Angka tersebut akan diperbarui seiring dengan masuknya informasi lebih lanjut. Namun, kejadian ini telah diberi peringatan merah - yang biasanya hanya ada 1-2 kali dalam setahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.