Pertandingan antara Jepang dan Swedia akan menjadi salah satu laga paling menarik di babak akhir fase grup Piala Dunia, meskipun hasil akhirnya tampak sudah dapat diprediksi.
Tim Jepang jarang gagal memberikan penampilan mengesankan di panggung dunia. Mereka menahan imbang Belanda di laga pembuka, kemudian menghancurkan Tunisia dengan selisih kemenangan terbesar mereka sepanjang sejarah pada pertandingan berikutnya.
Swedia juga meraih kemenangan besar atas Tunisia, tetapi kemudian kalah telak 5-1 dari Belanda. Dalam pertemuan malam ini untuk menentukan siapa yang akan melaju ke babak gugur, siapa yang akan memimpin pertandingan?
Pertandingan Jepang vs Swedia dijadwalkan dimulai pukul 00.00 waktu Inggris dan akan berlangsung di Stadion Dallas di Arlington, Texas.
Wasit yang ditunjuk untuk memimpin pertandingan ini adalah Ivan Arcides Barton Cisneros asal El Salvador.
Barton akan dibantu oleh rekan senegaranya, David Moran, serta Antonio Pupiro dari Nikaragua yang bertugas sebagai asisten wasit.
Selain itu, Dahane Beida akan berperan sebagai ofisial keempat, sementara Jerson Santos akan bertugas sebagai asisten wasit cadangan.
Barton bukan wajah baru di ajang Piala Dunia. Ia sudah memiliki pengalaman memimpin pertandingan di edisi 2022.
Wasit berusia 35 tahun itu sebelumnya memimpin laga Jepang melawan Jerman, di mana Jepang menang 2-1 pada turnamen terakhir, serta pertandingan babak 16 besar ketika Inggris menang 3-0 atas Senegal.
Secara keseluruhan, Barton telah memimpin empat pertandingan di panggung Piala Dunia, dengan rata-rata hanya 1,5 kartu kuning per pertandingan.
Selain itu, ia mencatatkan statistik mengeluarkan kartu merah atau memberikan penalti sekali dalam setiap empat pertandingan di ajang Piala Dunia.
Di kompetisi Liga Pro Arab Saudi dan turnamen-turnamen CONCACAF, rata-rata kartu yang ia keluarkan meningkat menjadi sekitar empat hingga lima per pertandingan.
Dalam turnamen kali ini, Barton juga memimpin pertandingan Paraguay yang menang 1-0 atas Turki, di mana Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang diusir keluar lapangan karena menutupi mulutnya saat berbicara.