TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pantai Gading sukses memastikan satu tempat di babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Curacao pada laga pamungkas Grup E.
Penampilan gemilang Nicolas Pepe menjadi kunci kemenangan bagi skuad berjuluk The Elephants tersebut.
Nicolas Pepe tampil sebagai pembeda dalam pertandingan ini dengan mencetak brace atau dua gol yang membawa timnya melaju ke babak selanjutnya untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Di sisi lain, hasil ini sekaligus menandai akhir perjuangan debut Curacao di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini.
Kemenangan ini mendapat perhatian dari pencinta sepak bola di Pontianak.
Syahrul, warga Pontianak yang antusias mengikuti jalannya Piala Dunia 2026, menilai bahwa persaingan di fase grup tahun ini menyajikan tontonan yang sangat berkualitas.
• Jarot Winarno Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Sebut Skuad Mbappe Luar Biasa
"Jujur, saya sangat menikmati jalannya pertandingan Piala Dunia kali ini. Komposisi tim dan kejutan yang terjadi di tiap grup membuat kompetisi ini sudah sangat menarik untuk terus ditonton," ujar Syahrul kepada Tribun Pontianak.
Pantai Gading tampil menekan sejak menit awal. Gol pembuka tercipta pada menit ketujuh melalui aksi apik Nicolas Pepe.
Berawal dari keberhasilan Yan Diomande menguasai bola liar di tepi kotak penalti, ia melepaskan umpan tarik mendatar yang disontek dengan mudah oleh Pepe.
Gol ini tercatat sebagai gol tercepat yang pernah dicetak Pantai Gading dalam sejarah Piala Dunia.
Meski bermain dengan tempo yang cenderung melambat, Pantai Gading tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Beberapa peluang sempat diciptakan oleh pemain Curacao seperti Tahith Chong dan kapten tim Leandro Bacuna, namun belum mampu menggetarkan jala gawang lawan.
Pepe kemudian menggandakan keunggulan pada babak kedua, tepatnya menit ke-64.
Melalui kerja sama umpan satu-dua yang rapi dengan Ibrahim Sangare, Pepe berhasil berdiri bebas dan melepaskan tendangan kaki kiri yang tak mampu dijangkau oleh kiper Eloy Room.
Berdasarkan data statistik pertandingan, Pantai Gading tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan efektivitas serangan:
Tembakan: Curacao 10 - 8 Pantai Gading
Tembakan ke Arah Gawang: Curacao 3 - 3 Pantai Gading
Penguasaan Bola: Curacao 38 persen - 62 % Pantai Gading
Operan: Curacao 336 - 554 Pantai Gading
Akurasi Operan: Curacao 86 % - 89 % Pantai Gading
Pelanggaran: Curacao 11 - 6 Pantai Gading
Kartu Kuning: Curacao 2 - 1 Pantai Gading
Kartu Merah: Curacao 0 - 0 Pantai Gading
Offside: Curacao 2 - 1 Pantai Gading
Tendangan Sudut: Curacao 4 - 6 Pantai Gading
Pantai Gading lolos ke babak gugur sebagai runner-up Grup E dengan koleksi 6 poin dan akan menghadapi runner-up Grup I di Dallas pada 30 Juni mendatang.
Jerman: 3 Main | 2 Menang | 0 Seri | 1 Kalah | Gol: 10-4 | 6 Poin (Lolos)
Pantai Gading: 3 Main | 2 Menang | 0 Seri | 1 Kalah | Gol: 4-2 | 6 Poin (Lolos)
Ekuador: 3 Main | 1 Menang | 1 Seri | 1 Kalah | Gol: 2-2 | 4 Poin (Lolos)
Curacao: 3 Main | 0 Menang | 1 Seri | 2 Kalah | Gol: 1-9 | 1 Poin
Nicolas Pepe dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Player of the Match) berkat kontribusi dua golnya. (*)