Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Di tengah konvoi ratusan motor yang memadati jalanan Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Jumat (26/6/2026), sorotan warga tertuju pada satu objek mencolok.
Selembar bendera Belanda dengan panjang 3 meter dan lebar 180 centimeter, berkibar gagah di tangan Emil Lestaluhu.
Bagi pria paruh baya ini, bendera bukan sekadar atribut pesta, melainkan "jimat" kesetiaan yang sudah menemaninya sejak tahun 2011.
"Bendera ini bikin sendiri di Ambon. Dulu aslinya panjangnya 27 meter, tapi kegedean jadi dipotong jadi begini," ujarnya saat ditemui Tribunambon.com di sela-sela pawai kemenangan usai Belanda mengalahkan Tunisia 3-1.
Lebih dari sekadar kain berwarna merah-putih-biru, bendera itu baginya menyimpan sejarah perjalanan Emil selama jadi pendukung setia.
Ia mengaku selalu membawa bendera potongan tersebut setiap kali Belanda berlaga di Piala Dunia.
Baca juga: Tundukkan Tunisia 3 : 1, Fans Belanda di Kota Bula Optimis The Oranje Siap Juara Dunia 2026
Baca juga: Nobar Timnas Belanda vs Tunisia di Ujung JMP, Ini Aksi Ketua KPU Ambon dan Rombongan
"Sudah lama ini bangganya. Setiap ada Piala Dunia, abang pakai terus bendera ini," bebernya.
Disisi lain, usai menyaksikan kemenangan memuaskan 3-1 atas Tunisia, ia tak menyembunyikan optimismenya bahwa kutukan tanpa gelar juara dunia bisa segera berakhir.
"Puas, puas, puas! Sangat memuaskan lihat mainnya tadi. Semoga sampai bisa ambel piala. Harus optimis," tegasnya.
Meski yakin Belanda melaju jauh, Emil tetap waspada.
Ia memprediksi, Belanda bakan menjalani laga berat melawan Portugal di babak final, sebelum keluar sebagai juaranya.
Bukan karena perayaan hari besar, melainkan euforia luar biasa dari ratusan penggemar Timnas Belanda tumpah ruah dijalanan merayakan kemangan The Oranje atas Timnas Tunisia dalam laga grup F Piala Dunia 2026.(*)